Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Ngalampedia

Cerita Rebutan Putri Cantik dalam Sejarah Desa Sumberporong Lawang

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
30 May 2022
in Ngalampedia
0 0
0

Sejarah Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang terukir sejak dahulu kala. Siapa yang menyangka jika nama desa tersebut dilatarbelakangi oleh sebuah cerita mengenai tragedi rebutan putri cantik antara dua demang.

Menurut cerita rakyat dan sesepuh desa yang dikutip dalam laman Sumberporong.blogspot.com, nama desa tersebut awalnya Sumberparang. Diperkirakan, pada abad ke-15 Masehi, ada dua Demang yang berkuasa di desa ini. Dualisme kepemimpinan itu terjadi antara Demang Kentol dan Demang Lengket yang sama-sama tak mau melepaskan daerah kekuasaannya.

ArtikelTerkait

Profil Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang

Profil Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang

Profil Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang

Profil Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang

ADVERTISEMENT

Bahkan, kedua Demang ini saling berselisih tak hanya mengenai daerah kekuasaan semata. Demang Kentol dan Demang Lengket ternyata sama-sama menyukai seorang putri yang parasnya cantik sekali. Pada suatu ketika, keduanya terlibat pertengkaran yang sangat lama. Konon orang-orang menyebut pertikaian itu berlangsung hingga berbulan-bulan. Mereka berdua sama-sama bersenjatakan sebilah parang. Senjata ini terbuat dari patahan antan atau alu (Bahasa Jawa). Keduanya bersepakat berduel adu parang di sebuah tempat yang kemudian dinamakan Dusun Gapuk Karang Alu, Alun-alun Desa (Gudang padi Rumah Sakit Jiwa atau sekarang menjadi Museum RSJ Sumberporong Lawang).

Pertarungan dua Demang memperebutkan putri cantik itu berlangsung terus-menerus dan tak ada ujungnya. Hingga pada akhirnya datanglah seorang tokoh yang dikenal dengan sebutan Mbah Pati (Mbah Kaliam). Ia merupakan sosok alim yang berasal dari Pati yang baru saja kembali dari perjalanan jauhnya ke Blambangan (Banyuwangi). Sebelumnya, ia singgah di Desa Ngempit Sidogiri, lalu ke Desa Winongan, Pasuruan, dan berakhir di Desa Sumberporong dengan misi menyebarkan agama Islam.

Kedatangan Mbah Pati inilah yang membuat situasi desa menjadi lebih aman dan tenteram. Setelah mendengar kisah pertikaian Demang Kentol dan Demang Lengket, akhirnya desa itu disebut Desa Sumberparang. Kala itu, wilayahnya meliputi Dusun Sumberparang, Dusun Gapuk Karang Alu, dan Dusun Barek. Sementara Mbah Pati saat itu tinggal di daerah yang saat ini disebut Kampung Pesarehan. Ia didampingi oleh seorang cantrik (pengikut) yang bernama Mbah Kalidin. Dialah yang kemudian meneruskan perjuangan Mbah Pati setelah wafat.

Pemerintah Hindia-Belanda datang ke daerah ini pada abad ke-18. Setelah diteliti, Desa Sumberparang ternyata lokasinya sangat strategis, dengan suhu udara yang sejuk, tanah yang subur, sumber air yang melimpah, sehingga mereka menetapkan sebagai tempat yang cocok untuk lokasi peristirahatan.

Dikisahkan, pada awal abad ke-19, Pemerintahan Hindia-Belanda membeli tanah secara besar-besaran dengan harga yang sangat murah. Mereka ingin membangun sebuah Rumah Sakit, sehingga pada tahun 1902 berdirilah sebuah Rumah Sakit Sumberporong (yang kini menjadi RSJ dr. Radjiman Wedyodiningrat). Pada masanya, rumah sakit ini terbilang sangat besar, memiliki tenaga medis yang tidak hanya dari Belanda tetapi juga datang dari berbagai negara di Eropa.

Penggalan kisah perseteruan Demang Kentol vs Demang Lengket, kedatangan Mbah Pati dan Mbah Kalidin, serta pembangunan rumah sakit oleh Pemerintah Hindia-Belanda ini masih saling terkait dan tidak dapat dipisahkan dari sejarah Desa Sumberporong.

Selain membangun rumah sakit, Pemerintah Hindia-Belanda juga berperan mengganti nama Sumberparang menjadi Sumberporong. Konon, dalam Bahasa Belanda kuno, kata Porong berarti Persaingan.

Narasumber:
– Bapak Sayakun (Alm.)
– Bapak Dulkamal (Alm.)
– Ibu Rupiah (Almh.)
– Para sesepuh Desa Sumberporong

Tags: CeritaCerita Rebutan Putri CantikMalang
ShareTweetSend
Previous Post

UB Sport Center, Tempat Fitnes Langganan Arema FC

Next Post

Jalan Majapahit, Penghubung Dua Alun-alun di Kota Malang

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

Kuliner

Nongkrong sambil Menikmati Gelato yang Legit di Malang

19 October 2024
Berita Terbaru

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Paling Aesthetic di Kayutangan

17 October 2024
Ngalampedia

Profil Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang

16 October 2024
Malangan

Istilah-istilah Khas yang Hanya Dipahami Oleh Arek Malang

10 October 2024

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.