Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Berita Terbaru

Korban Banjir Malang Selatan Dapat Bantuan Dari Yayasan Dogeng Kepompong Indonesia

Ongis Mbois by Ongis Mbois
28 November 2022
in Berita Terbaru
0 0
0

Siswa sekolah dasar dan taman kanak-kanak, korban banjir bandang di Lebakharjo, Ampelgading, Kabupaten Malang kembali ceria dan tertawa lebar. Sebab, mereka mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah dari Yayasan Dongeng Kepompong Indonesia.

Sebelumnya, mereka mengalami trauma pasca bencana banjir Oktober lalu yang menerjang desanya. Yayasan Dogeng Kepompong Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI), Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit Kecamatan Turen memberikan dogeng sebagai upaya proses penyembuhan pasca trauma atau trauma healing.

ArtikelTerkait

Banyak Anak Tidak Sekolah di Kota Malang karena Nikah Muda

Pemkot Batu Siap Tindak Tegas Pemburu Koin Jagat yang Merusak Fasilitas Umum

Upaya Atasi Longsor Berhasil, Jalur Gunung Geger Kabupaten Malang Kembali Lancar

Jadi Salah Satu Titik Banjir di Kota Malang, Jembatan Glendang Pakem Bakal Ditinjau

ADVERTISEMENT

“Dongeng bisa menjadi salah satu cara untuk trauma healing bagi anak-anak pasca bencana,” kata pendongeng dari Yayasan Dogeng Kepompong Indonesia, Yudi Agus Priyanto Langga. Saat bencana, katanya, biasanya anak-anak mengalami kecemasan dan ketakutan. Sehingga perlu proses pemulihan atau penyembuhan. Agar mereka kembali ceria, tertatawa dan bergembira layaknya anak-anak.

Selain itu, Yudi juga menyisipkan cerita mengenai mitigasi bencana alam. Terutama banjir dan tanah longsor yang berpotensi terjadi di daerahnya. Para siswa antusias, mereka menikmari cerita dan pesan yang disampaikan dalam dogeng dengan media boneka tersebut. “Anak-anak juga harus berlatih apa yang dilakukan jika terjadi bencana, kemana harus menyelamatkan diri,” ujarnya.

Mereka juga menyalurkan 62 paket perlengkapan sekolah untuk siswa Sekolah Dasar terdiri atas tas, buku, dan pensil. Sebanyak 20 paket serupa juga diberikan kepada siswa Taman Kanak-Kanak. Selain itu, juga dibagikan 200-an paket kudapan untuk para siswa. “Kami salurkan juga 15 paket sembako untuk guru SD dan TK di Lebakharjo,” ujarnya.

Bantuan paket perlengkapan sekolah, sembako dan kudapan tersebut berasal dari sumbangan siswa TK dan SD di Turen dan sekitarnya. Mereka menggalang bantuan anak-anak korban bencana banjir Malang Selatan melalui dogeng selama sebulan lebih. Hasilnya, terkumpul dana bantuan sebanyak Rp 13 juta dan kudapan.

Sumbangan tersebut khusus disalurkan kepada anak-anak, lantaran mereka sangat membutuhkan bantuan. Selain itu, juga memicu anak-anak agar semangat belajar dan menempuh pendidikan hingga jenjang pendidikan tinggi. “Wah…. senang sekali dapat tas baru,” kata salah satu siswa SDN Lebakharjo.

Sedangkan sejumlah anak-anak mengaku senang dan menikmati dogeng dari Yayasan Dogng Kepompong Indonesia. Mereka juga mengaku tetap semangat belajar dan bersekolah. “Semangat dan senang ada dongeng,” ujar siswa.

Kepala SDN Lebakharjo 2 Hery Purwaningsih menyampaikan kegiatan dongeng turut memompa semangat siswa untuk sekolah. Selain itu, dogeng juga disisipi pesan mengenai usaha mitigasi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. “Terima kasih telah membantu pake perlengkapan sekolah dan menyuntikkan semangat agar tetap belajar dan bersekolah,” katanya.

Banjir menerjang 12 desa yang tersebar di delapan kecamatan d Kabupaten Malang pada 18 Oktober 2022. Banjir merendam ribuan rumah dan ratusan jiwa mengungsi. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Banjir dan tanah longsor menerjang Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Desa Sitiarjo (Kecamatan Sumber Manjing Wetan), Desa Pujiharjo dan Purwodadi (Kecamatan Tirtoyudo), Desa Bandung Rejo (Kecamatan Bantur), Desa Srimulyo dan Sukodono (Kecamatan Dampit). Kemudian, Desa Sumberoto (Kecamatan Donomulyo), Desa Gajahrejo dan Sidodadi (Kecamatan Gedangan), serta Desa Sumbemanjingkulon dan Pandanrejo (Kecamatan Pagak).

Tags: Banjir bandang
ShareTweetSend
Previous Post

AJI Malang Tingkatkan Literasi Digital di Era Internet

Next Post

Mobil Dinas Pemkot Malang ‘Dicium’ Kereta di Persimpangan Rel Kereta Api

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Berita Terbaru

Korban Jiwa dan Hilang dalam Banjir Kota Batu

5 November 2021
Berita Terbaru

Banjir Bandang di Kota Batu Ternyata Terjadi di 6 Titik

5 November 2021
Berita Terbaru

Banjir Bandang di Kota Batu Menelan Korban

4 November 2021
Berita Terbaru

Banjir Bandang Menerjang Kota Batu

4 November 2021

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.