Nilai investasi Kota Batu melorot selama tahun 2020 lalu. Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah masa pandemi covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia pada umumnya.
Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Batu mencatat nilai investasi yang masuk senilai Rp1 triliun. Jumlah ini berbanding terbalik dengan nilai investasi tahun sebelumnya (2019) yang mencapai Rp1,9 triliun.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSPTK Kota Batu, Bambang Supriyanto menilai pandemi Covid-19 membawa dampak negatif. Dampak itu sangat terasa, salah satunya membuat angka investasi di Kota Batu menurun.
“Saya kira hampir di setiap daerah pasti mengalami hal ini. Pasti ada penurunan nilai investasi,” kata Bambang, seperti dikutip Nusa Daily.
Nilai Investasi Kota Batu Rp1 Triliun, Tapi Belum Semua Melaporkan
Bambang Supriyanto juga mengungkapkan, turunnya nilai investasi di Kota Batu juga karena belum semua investasi itu terlaporkan kepada pihaknya. Sementara, masa akhir tutup bukunya pada 31 Januari 2021.
Angka investasi pada tahan 2020 sebesar Rp1 trilliun itu dicatat berdasarkan data online single submission (OSS) dan secara manual.
“Hingga akhir pekan kemarin. Yang sudah masuk atau melaporkan investasinya sekitar Rp 131 miliar. Namun angka tersebut masih terus bergerak. Dari angka itu, penurunannya tidak terlalu buruk. Yang berarti, prospek investasi di Kota Batu masih sangat menarik,” imbuhnya.
Investasi di Kota Batu Butuh Payung Hukum
Bambang menyebut, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan payung hukum investasi di Kota Batu berupa usulan Perda. Upaya ini juga diyakini dapat meningkatkan nilai investasi, utamanya di sektor pariwisata, pertanian dan UMKM.
“Karena seorang investor itu kan memerlukan adanya payung hukum yang jelas. Sebagai jaminan dirinya melakukan investasi. Dengan harapan bisa menciptakan iklim invetasi yang kondusif di Kota Batu. Sehingga orang-orang menjadi tertarik untuk melakukan investasi di Kota Batu,” pungkasnya.
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.





