Setelah usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditolak Pemerintah Republik Indonesia, Pemerintah Kota Malang mengambil langkah lain dengan menyiapkan nomor panggilan darurat covid-19. Langkah ini diambil tak lain dan tak bukan sebagai antisipasi terhadap penyebaran covid-19 (virus corona) di wilayah mereka.
Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan, pihaknya menyediakan layanan panggilan darurat di nomor telepon khusus 112 untuk warganya. Layanan nomor telepon khusus untuk warga Kota Malang itu merupakan hasil kerjasama Pemkot dengan pihak kepolisian dan jajarannya.
Ditegaskannya, layanan panggilan darurat covid-19 ini juga merupakan upaya pihak Pemkot Malang untuk mengoptimalkan pelayanan pada masyarakat. Menurutnya, alasan utamanya adalah diperlukannya integrasi dari semua pihak untuk penanganan kegawatdaruratan di wilayah Kota Malang.
Melalui nomor telepon 112 tersebut, pihaknya siap menerima adua dari masyarakat terkait covid-19. Selain itu, masyarakat juga bisa mendapatkan informasi seputar virus corona melalui nomor tersebut. Dengan demikian, koordinasi penanganan pandemi covid-19 ini makin mudah.
“Intinya, layanan panggilan darurat 112 Kota Malang ini tujuannya untuk memberi kemudahan pada warga Kota Malang dalam mengakses dan mendapatkan layanan kegawatdaruratan melalui nomor tunggal yang mudah diingat dan dihubungi,” kata Sutiaji.
Panggilan Darurat Covid-19 Dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika
Selanjutnya, Sutiaji menjelaskan jika ada dinas khusus yang ditugaskan untuk mengelola panggilan darurat 112 Kota Malang itu. Diketahui, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang merupakan dinas yang ditunjuk.
Pemkot Malang bekerja sama dengan Polresta Malang Kota (Makota), PT. PLN UP3 Malang, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, Sutiaji juga menggandeng SATPOL PP dan perangkat daerah lainnya.
Sementara itu, sosialisasi terkait peluncuran layanan telepon darurat covid-19 tersebut sudah dilakukan di Ngalam Command Center (NCC), Rabu (22/4/2020). Penandatanganan kerja sama mengenai hal itu pun sudah dilakukan di momen yang sama.
“Harapannya, layanan ini mampu meningkatkan pelayanan kami dan menjadi kemudahan bagi masyarakat Kota Malang,” pungkasnya.






Discussion about this post