Baru-baru ini viral percobaan bunuh diri mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Malang. Tempat kejadian perkaranya diperkirakan di Jembatan Soekarno-Hatta (Suhat).
Plh Kapolsek Lowokwaru AKP Sutomo mengatakan, peristiwa percobaan bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Sementara, pelaku diketahui adalah seorang pemuda berinisial MN (22).
Kejadian bermula dari kecurigaan sejumlah anggota kepolisian yang tengah bertugas di Pos Lantas dekat Jembatan Suhat. Mereka mencurigai seseorang yang berdiri dekat pagar pembatas jembatan.
Karena khawatir terjadi hal yang tak diinginkan, para anggota polisi lalu lintas itu lantas berupaya menghampiri MN. Mereka pun mencegah MN yang diduga berencana bunuh diri dengan meloncat dari atas jembatan itu.
“Saat itu ada seseorang yang berdiri di sana. Anggota kami di pos curiga orang tersebut ada upaya menceburkan diri ke bawah jembatan,” kata Sutomo seperti dikutip Detik.
Latar Belakang Percobaan Bunuh Diri Mahasiswa di Kota Malang
Sutomo menjelaskan apa alasan MN nekat ingin mengakhiri hidupnya. Menurut pengakuannya, MN yang merupakan warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang itu ingin bunuh diri gara-gara depresi berat.
“Pandangannya kosong, linglung, sampai sulit berkomunikasi. Ada beberapa permasalahannya mulai dari masalah keluarga, ekonomi hingga kuliah. Dia baru ditinggal meninggal dunia ibunya juga,” imbuhnya.
MN lantas dibawa ke Polsek Lowokwaru untuk diamankan. Polisi telah menghubungi kampus di mana MN berkuliah.
Polsek Lowokwaru pun sudah berkoordinasi dengan Polsek Dau, Kabupaten Malang untuk menghubungi pihak keluarga MN. Keluarganya pun sudah menjemput MN untuk pulang ke rumah.
“Setelah berhasil kami bujuk, yang bersangkutan kami bawa ke Polsek. Kami juga menghubungi pihak kampus. Sama universitas kemudian diberi fasilitas. Dia boleh menggunakan laptop di kampus dan masalah biaya dibebaskan sampai dia lulus,” tegasnya.
Masih ada yang lebih ngeri lagi loh rek!! Baca Mahasiswi UM Jadi Korban Fetish Mukena

