Nama Depot Es Talun sudah bukan hal baru lagi didengar. Bukan hanya karena usianya yang sudah lawas tapi juga keunikan rasa yang disajikannya. Ada resep khusus yang membuat depot ini acap ramai setiap harinya. Depot es ini sudah ada sejak tahun 1950.
Depot Es Talun ini berada di Jalan Kawi, Kota Malang. Depot Es Talun ini masuk ke dalam jajaran rekomendasi Depot Es yang wajib dicoba. Depot Es ini menyajikan berbagai varian es segar seperti Es Campur, Es Buah, Es Teler, dan aneka jus buah.
Lokasinya sangat mudah dijangkau dan ditemukan, apalagi Depot Es Talun ini berada persis di samping kawasan pintu masuk menuju ke wisata Kampung Heritage Kayu Tangan. Lokasinya juga berada hanya beberapa puluh meter dari Alun-Alun Kota Malang. Sambil menikmati es segar ini, Anda juga bisa menikmati nuansa alun-alun.
Dilansir dari Republika, depot ini awalnya dimiliki seorang keturunan Cina yang sering dipanggil Om Loek oleh warga sekitar. Karena pertama yang menjual es campur dan es buah, depot ini sangat dikenal oleh masyarakat. Namun, depot es ini hanya bertahan 2 generasi dan diteruskan oleh Ibu Afni.
Sensasi Rasa Segar dengan Buah-Buahan
Yang membuat beda dari es di tempat lain adalah adanya campuran tape ketan hitam pada menunya sejak zaman dahulu. Sirupnya juga hasil olahan sendiri dan tidak beli di pasar, sehingga rasanya sangat autentik dan tidak membuat tenggorokan sakit. Sirupnya terbuat dari gula murni dan essens. Untuk susu yang dipakai sebagai campuran es talun ini, Ibu Afni memilih susu sapi asli agar rasanya lebih enak dan gurih.
Dibandingkan dulu, menu yang disajikan Depot Es Talun kini lebih beragam dan banyak. Selain es campur dan es buah, juga tersedia es teler, es tape ketan hitam dan jus. Kemudian juga menyajikan makanan tradisional lainnya, seperti rujak cingur, gado-gado, tahu campur dan mi pangsit.
Untuk menikmati es fenomenal ini, Anda hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp 9 ribu sampai 12 ribu. Harga ini ditunjukkan untuk menu es yang ada di depot ini. Depot ini buka dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB untuk semua kalangan.






Discussion about this post