Jangan ngaku suka rujak kalau belum pernah mencicipi citarasa yang disajikan Warung Rujak Cingur Bude Ruk. Warung ini disebut-sebut sudah sangat legendaris di kawasan Malang Selatan, tepatnya sejak tahun 1960.
Warung rujak ini masih bertahan hingga sekarang, setelah 60 tahun berlalu. Warung itu masih setia melayani warga Kecamatan Kepanjen dan sekitarnya.
Sesuai dengan yang tertulis di papan namanya, warung rujak ini sudah berjualan sejak tahun 1960. Bahkan, menurut kesaksian beberapa orang warga sekitar, warung rujak cingur tersebut sudah ada sejak pengujung tahun 1950-an.
Rujak cingur menjadi menu andalan warung Bude Ruk ini. Setiap hari, warung tersebut didatangi pembeli yang tak hanya dari warga sekitar, tapi juga dari luar Kepanjen. Kelezatan rujak cingur yang disajikan Bude Ruk, terutama bumbu rujak yang diracik sendiri menjadi senjata andalan warung ini dalam menggoyang lidah pelanggannya.
Lokasi Warung Rujak Cingur Bude Ruk
Lokasi warung Bude Ruk ini sebenarnya tidak terlalu strategis. Bude Ruk berjualan di sebuah gang sempit di Jalan Suruji Nomor 17, tepatnya di gang 1.
Jika ditelusuri, gang sempit itu yang menghubungkan Jalan Suruji dengan Jalan Sultan Agung (Sawunggaling). Warung rujak ini berdiri persis di sebelah Toko Jawa.
Karena ketenaran warung Bude Ruk itu, membuat warga bersepakat menyebut gang sempit ini dengan nama Gang Rujak. Tertarik untuk ke sana mencoba rujak cingurnya?
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.





