Dalam laga Pekan 10 USC Futsal League U-16 Volume 3, Jumat (25/7/2025), AB Frenz gagal kalahkan Malang United lagi seperti di putaran pertama lalu. Pelatih Claudio de Jesus puji kiper lawan yang bisa membuat laga di Unggul Sport Center, Kota Malang itu berakhir imbang 0-0.
Sebetulnya, tim futsal yang didukung Frenz Indonesia itu sudah tampil bagus. Mereka memburu kemenangan demi bisa menggeser posisi Malang United di puncak klasemen sementara.
Sayangnya, Malang United tampil dengan taktik menunggu dan bertahan begitu dalam. Sampai-sampai, AB Frenz bermain separuh lapangan dan dominan menguasai bola sepanjang 2×20 menit.
“Kalau gak salah, kami punya hampir 30 peluang. Felicio (Barcelos) mungkin dapat 10-12 peluang, tapi kiper Malang United luar biasa, pasti dia dapat gelar pemain terbaik di pertandingan ini,” kata Claudio kepada WEAREMAnIA.
Selain itu, pria asal Brasil ini menyoroti mental para penggawa AB Frenz. Menurutnya, mental pasukannya kian menurun, terutama setelah gagal menyelesaikan peluang demi peluang menjadi gol.
“Tapi, perjuangan mereka luar biasa, apa yang saya kasihkan di sesi latihan mereka lakukan, tapi sayang sekali peluang-peluang kita gak masuk ke gawang lawan,” imbuhnya.
Pelatih yang juga owner AB Frenz itu mengucapkan selamat kepada pelatih Malang United yang berhasil membaca permainan AB Frenz. Menurutnya, tim lawan pasti sudah belajar dari kekalahan 2-5 di pertemuan pertama kedua atim.
“Mereka selalu bertahan, sehingga peluang mereka sedikit. Mereka tahu kualitas AB Frenz itu luar biasa, kalau taktik mereka gak bagus mereka pasti ada masalah di pertandingan,” terang Claudio.
Atas hasil imbang ini, Claudio segera melakukan evaluasi untuk laga pekan berikutnya, salah satunya soal transisi permainan timnya yang terlalu lambat. Claudio ingin AB Frenz memiliki transisi yang lebih cepat.
“Jangan terlalu banyak pegang bola, lama passing. Saya mau transisi lebih cepat, agar peluang lebih banyak,” jelasnya. Saya juga ingin mental pemain lebih siap, seperti laga terakhir di putaran pertama. Mental harus lebih siap dalam 40 menit. Tim berkualitas bagus tanpa mental bagus juga ya sulit. Kita harus lebih siap lawan Massanda,” pungkas legenda Arema tersebut.
