More

    Kalah di Final, AB Frenz Jadi Juara 2 USC Futsal League U-16 Volume 3

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    AB Frez jadi juara 2 USC Futsal League U-16 Volume 3. Dalam final yang digelar di Unggul Sport Center (USC), Karangploso, Kabupaten Malang, anak asuh Claudio de Jesus itu kalah adu penalti dari Rodali, Jumat (31/10/2025).

    Rodali memimpin lebih dulu lewat gol Nauval Bagus Pratama di menit 18. Namun sebelum babak pertama usai, AB Frenz menyamakan kedudukan 1-1 lewat
    Alief Viandra Gumilang yang terpilih sebagai Best Player.

    Di babak kedua, AB Frenz kembali unggul melalui gol Nafas Insan Kamil di menit 33. Namun, dua menit jelang laga bubar Ahmad Aulia Lutfi membuat skor kembali imbang 2-2 sehingga harus dilanjutkan dengan adu penalti.

    Rodali akhirnya keluar sebagai pemenang pertandingan sekaligus mengangkat trofi juara. Dalam adu penalti, AB Frenz kalah dengan skor 3-4 sehingga harus puas sebagai runner up.

    “Selamat untuk AB Frenz bisa dua kali main di final, dan dua kali juga jadi juara 2. Saya senang lihat performa pemain di final, fokus, mental luar biasa. Ketemu Rodali, tim bagus, kuat, tapi kami bermain luar biasa. Dalam sepak bola atau futsal, kalah dalam adu penalti itu berat sekali, karena siapapun mau menendang penalti itu pasti grogi, jadi sulit sekali, tapi saya bangga dengan para pemain AB Frenz,” kata Claudio kepada WEAREMANIA.

    Claudio senang ada dua pemain AB Frenz yang membawa pulang gelar individual. Selain Gilang yang terpilih menjadi Best Player, Felicio Joaquin Barcelos juga menjadi Top Skor turnamen ini dengan 14 gol.

    “Selamat buat Felicio dan Gilang. Kalau kita juara mungkin mendapat kiper terbaik juga, karena kiper kita luar biasa, jadi saya senang, sponsor juga senang. Terima kasih Frenz Indonesia, dua tahun bersama kami, sudah selalu support, dan bangga dengan AB Frenz,” imbuhnya.

    Pria yang juga bekerja sebagai interpreter klub sepak bola Arema FC itu berterima kasih juga kepada seluruh elemen tim AB Frenz. Termasuk orang tua pemain yang juga hadir memberikan dukungan langsung di laga final ini.

    “Terima kasih kepada semua orang tua pemain yang datang, semua support, semua bangga, selalu respek dengan tim lawan, itu yang penting sekali, karena saya lihat dari suporter Rodali, mereka luar biasa, tapi ada beberapa momen mereka gak menghargai pemain AB Frenz. Mereka harus mengerti kalau di tim lawan juga ada orang tua pemain, karena pemain di lapangan itu juga punya keluarga, mereka juga nonton, jadi mereka harus berpikir dulu sebelum bicara. Itu yang harus diperbaiki untuk Volume 4,” jelas pria asal Brasil ini.

    Wasit yang memimpin jalannya pertandingan juga tak lepas dari sorotan Claudio. Baginya, performa sang pengadil lapangan hijau kurang tegas.

    “Wasit harus lebih tegas, mental harus lebih bagus, di babak pertama empat pemain AB Frenz cedera parah. Oke futsal olahraga yang keras buat cowok, keras di dalam, tapi jangan nakal. Kalau wasit tegas, gak mungkin empat pemain AB Frenz cedera parah,” tegas eks pemain Arema Malang itu.

    “Tapi saya kasih selamat kepada Rodali, mereka tim bagus. Selamat atas gelar juara untuk kedua kalinya. Semoga AB Frenz musim depan labih bagus,” pungkasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis