Arema U-18 telan dua kekalahan di kandang beruntun dari Garuda United U-17 di Elite Pro Academy Super League 2025-2026 Pekan 11, Sabtu (13/12/2025) dan Pekan 12, Minggu (14/12/2025). Pelatih Doni Suherman memberikan tanggapannya atas kekalahan di Lapangan ARG, Lawang, Kabupaten Malang itu.
Pada Pekan 11, Arema U-18 kalah telak dengan skor 1-4 dari tim yang berisikan pemain seleksi Timnas Indonesia U-17 itu. Empat gol Garuda United lewat Mochammad Mierza Firjatullah di menit 6, Putu Ekayana Yoga Pratama di menit 34, Pandu Aryo Wicaksono di menit 43, dan Yulius Stenlly Watikitaka Pigay di menit 54 hanya dibalas satu gol oleh Abyan Adwitya Wisnu Pratista di menit 80.
Alih-alih membalas, Arema U-18 kembali menelan kekalahan di laga Pekan 12, meski dengan skor tipis. Gol Garuda United lewat Keanu Senjaya di menit 6 sempat dibalas Arema melalui Raffi Putra Aryasatya di menit 46, tapi dibalas lagi oleh Made Arbi Ananta di menit 57, sehingga Arema U-18 kalah 1-2.
“Kita sangat kelihatan melawan Garuda United di pertandingan pertama anak-anak nervous. Padahal di pertandingan-pertandingan sebelumnya, anak-anak bisa melewati dengan baik,” kata Doni.
Sebelum pertandingan yang kedua melawan Garuda United, Doni memotivasi anak asuhnya yang menurutnya sebenarnya bisa. Legenda Arema itu mencoba mengembalikan kepercayaan diri pasukannya seperti saat melawan Persija Jakarta dan Dewa United.
“Kita kembalikan cara bermainnya, juga spirit yang gak mau kalah. Terbukti anak-anak bisa kompetitif dengan Garuda United di laga kedua, lebih berani untuk melakukan penyerangan, berani transisi, gak ada takutnya dengan lawan. Secara keseluruhan anak-anak memberikan permainan yang terbaik,” imbuhnya.
Harapan Untuk Skuad Arema U-18 di Sisa Laga
Doni mengaku masih menaruh harapan tinggi terhadap Arema U-18 bisa memperbaiki posisi di klasemen sementara Grup A. Skuad Ongis Licek saat ini berada di juru kunci dengan koleksi enam poin.
Di putaran pertama, Arema U-18 menyisakan enam laga menghadapi Persita Tangerang, Persijap Jepara dan Persik Kediri. Doni berharap pasukannya bisa meraih hasil yang lebih baik jelang paruh musim.
“Mudah-mudahan anak-anak bisa memaksimalkan sisa pertandingan ini. Harapannya anak-anak lebih bagus lagi dalam bermain untuk akhir putaran pertama dan putaran kedua nanti. Tentang cara bermain, semoga kembali ke performa yang terbaik,” jelasnya.
Menurut mantan pemain Arema di musim 1995-2000 itu, progres skuadnya bagus. Namun, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama kesalahan individual yang masih kerap terulang.
“Kami sudah mengevaluasi dengan video. Tapi itulah anak-anak, kita gak akan bosan mengevaluasi mereka. Jangan sampai ada kesalahan yang sama. Saya yakin anak-anak kalau memang bisa menerapkan apa yang diinginkan pelatih dan bisa membuktikan bahwa mereka ini lebih bagus dari penampilan yang kemarin-kemarin, maka ada progres,” pungkasnya.
