Arema Bisa Kehilangan Matias Malvino

Arema Bisa Kehilangan Matias Malvino
Matias Malvino (C) DANI KRISTIAN

Arema bisa kehilangan Matias Malvino dalam lanjutan Liga 1 2020 yang rencananya digelar September atau Oktober mendatang. Sebab, bek asal Uruguay itu belum merespon soal renegosiasi kontrak yang disodorkan manajemen klub.

General Manager Arema, Ruddy Widodo mengaku sudah melakukan pembicaraan terkait renegosiasi kontrak lanjutan Liga 1 2020. Mulai dari tiga pelatih asing, empat pemain asing, hingga beberapa pemain lokal.

Meski belum diputuskan berapa prosentase nilai kontrak barunya oleh PSSI, Ruddy menyebut pihaknya mengambil ancang-ancang di angka 50 persen. Meski demikian, sebagian besar penggawa asing itu setuju untuk tetap bertahan di Arema.

“Kami sudah bicara dengan agen pelatih dan pemain asing. Hanya Matias saja yang belum merespon. Sekarang dia ada di Uruguay. Kami ceritakan apa adanya kondisi sepak bola di Indonesia, yang membuat nilai kontraknya harus dikurangi. Namun, si pemain sampai saat ini belum merespon. Kami tidak tahu dia setuju atau tidak,” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Kehilangan Matias Malvino Bukan Masalah Besar

Ruddy Widodo mengakui jika harus Matias Malvino terpaksa tak bisa lagi memperkuat Arema di lanjutan Liga 1 2020 nanti, itu bukan masalah besar. Menurutnya, Arema sudah punya rencana cadangan sebagai solusi.

Menurutnya, surat dari FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola di jagad raya menyuruh klub untuk bernegosiasi ulang dengan pelatih dan pemain. Jika sampai tiga kali proses itu tak menemui kata sepakat, maka status si pemain dipending, alias tidak bisa bermain di Arema dan klub manapun hingga nasibnya diputuskan FIFA.

“Semua pemain asing Arema musim ini adalah rekomendasi sepenuhnya dari pelatih kepala (Mario Gomez), tentu kami kembalikan padanya soal Malvino. Tentu terbuka peluang untuk mendatangkan pemain asing pengganti jika tidak sepakat nantinya,” tegasnya.