Hasil Piala Presiden 2022 Borneo FC vs Arema FC, 17 Juli 2022

Babak pertama laga Borneo FC vs Arema FC di leg 2 babak final Piala Presiden 2022 baru saja berakhir. Skuad Singo Edan akhirnya mengangkat trofi juara Piala Presiden 2022 setelah menahan imbang tim Pesut Etam dengan skor 0-0.

Dalam laga yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022) malam ini, baik Borneo maupun Arema sama-sama gagal mencetak satu gol pun. Begitu pula di babak kedua, meski mendominasi serangan, Borneo gagal mengubah skor.

Pertemuan ke-17 kedua tim ini bisa ditonton secara langsung lewat stasiun televisi Indosiar atau Vidio.com. Berikut ini jalannya pertandingan babak pertama dan kedua.

Inilah Jalannya Babak Pertama Laga Borneo FC vs Arema FC

Peluang pertama pada babak pertama didapatkan Borneo di menit 11. Sebuah crossing dari sisi kanan pertahanan Arema yang dikirimkan Leo coba dicocor Lilipaly. Namun, bola masih melebar ke sisi kiri gawang kiper Maringa.

Hendro pun mencoba mengancam gawang Maringa lewat tembakan jarak jauh di menit 13. Bola tersebut justru meninggi di atas gawang Arema.

Selang dua menit kemudian, Arema mendapatkan kesempatan lewat tendangan bebas. Bola hasil eksekusi Rizky ke muka gawang ditangkap dengan mudah oleh kiper Angga.

Lilipaly mendapatkan peluang keduanya pada menit 18. Kali ini sebuah umpan terobosan membelah pertahanan Arema dari Bustos coba dikejarnya, tapi bola terlalu kencang dan ditangkap Maringa.

Kei ikut menebar ancaman ke gawang Arema lewat sepakan kerasnya di menit 24. Sebuah kemelut di depan gawang Maringa coba dimanfaatkannya dengan baik. Namun, tendangan kaki kirinya menyusur tanah ke sisi kiri tiang gawang Arema.

Lewat skema serangan balik di menit 29, Borneo kembali membombardir pertahanan Arema. Kali ini, Bustos memilih melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti yang arahnya masih belum akurat.

Pada menit 37, Borneo kembali mengkreasikan serangan, di mana kali ini lewat umpan-umpan panjang diagonal. Dari sisi kanan pertahanan Arema, Leo coba mengirimkan bola, tapi mampu diserobot Maringa terlebih dulu sambil menjatuhkan diri.

Peluang emas didapatkan Bustos bagi Borneo di menit 40. Sebuah sepakan plessing yang diarahkannya ke gawang Arema nyaris membuat timnya unggul. Namun, Farizi datang sebagai penyelamat dengan membuang bola.

Jalannya Babak Kedua

Pada awal babak kedua, Arema langsung melakukan pergantian tiga pemain sekaligus. Adam Alis, Jayus Hariono, dan Gian Zola ditarik keluar digantikan oleh Muhammad Rafli, Irsyad Maulana, dan Evan Dimas.

Peluang pertama di babak kedua didapatkan Borneo lewat sepakan keras jarak jauh yang dilepaskan Javlon. Mendapat bola liar sapuan gagal Dendi, tembakan kaki kananya ternyata masih melambung jauh.

Semenit berselang, Maringa melakukan penyelamatan penting. Sebuah tusukan dari Bustos berakhir dengan sodoran ke mulut gawang. Bola yang dipptong Renshi bergerak liar, tapi langsung diserobot Maringa sambil menjatuhkan diri.

Peluang emas bagi Arema di babak kedua didapatkan di menit 62. Serangan balik cepat dimotori Abel di sisi kiri pertahanan Borneo. Bola yang diberikan kepada Rafli disambarnya dengan sepakan keras kaki kanan yang membuat bola meninggi.

Borneo baru melakukan pergantian pemain di menit 65 dengan menarik Diego Michiels. Fajar Fathurrohman dimasukkan sebagai pengganti.

Pergantian pemain kembali dilakukan Borneo di menit 71. Sihran Amarullah dan Ahmad Nur Hardianto dimasukkan menggantikan Jonathan Bustps dan Terens Puhiri.

Tendangan bebas Lilipaly di menit 75 nyaris bisa dimanfaatkan oleh Sihran untuk menjebol gawang Arema. Namun, tandukannya masih belum mampu mengarahkan bola ke gawang yang dijaga Maringa.

Arema menarik keluar satu pemainnya lagi di menit 76, yakni Dendi Santoso. Sebagai pemain pengganti dimasukkan Ilham Udin.

Lewat tendangan pojok di menit 86, Borneo kembali mengancam gawang Arema. Kali ini sundulan Sihran hanya tipis di atas gawang Maringa.

Pada menit 88, tendangan bebas Lilipaly menciptakan kemelut di depan gawang Arema. Bola dengan sigap dihalau oleh Renshi keluar lapangan.

Hingga tambahan waktu delapan menit diberikan wasit, Borneo terus melancarkan serangan demi serangannya ke gawang Maringa. Namun, skor 0-0 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Hanis Saghara dimasukkan Arema di menit 95. Muhammad Rafli yang tadi baru masuk di babak kedua, ditarik keluar.

Agung mendapatkan peluang untuk mengubah papan skor. Sebuah bola liar yang mengarah padanya coba disambar, tapi bola sepakannya melambung tinggi.

Peluang terakhir didapatkan oleh Pato di detik-detik akhir babak kedua. Mendapatkan ruang tembak, tapi bola gagal diarahkan ke gawang Arema.

Hasil tanpa gol ini memastikan Arema menjadi juara Piala Presiden 2022, karena unggul agregat 1-0 atas Borneo. Ini merupakan gelar juara Piala Presiden ketiga kalinya untuk Arema.

Sebelumnya, Arema dan Borneo FC sudah bertemu 16 kali di segala ajang. BACA: Borneo FC ternyata masih lebih mendominasi jumlah kemenangan ketimbang Arema.