Individual Training Pemain Arema Harus Dilaporkan Lewat Video

Individual Training Pemain Arema Harus Dilaporkan Lewat Video
Sesi latihan Arema (C) DANI KRISTIAN

Tim pelatih Arema menerapkan individual training kepada para pemainnya selama libur latihan. Individual training pemain Arema itu harus dilaporkan lewat video.

Sebelumnya, tim pelatih Arema juga sudah memutuskan menunda sesi latihan yang awalnya hendak digelar Jumat (20/3/2020) sore. Sempat akan menghelat sesi latihan pada Senin (23/3/2020) sore, nyatanya tim pelatih kembali menunda rencana tersebut.

Akhirnya, tim pelatih Arema menerapkan individual training, sesuai dengan masukan dari berbagai pihak demi upaya mencegah penyebaran virus corona terhadap tim Arema. Para penggawa Singo Edan harus melaporkan hasil latihan sendiri yang mereka lakukan di rumah melalui kiriman video kepada tim pelatih.

“(Individual training) itu sudah kami berlakukan per hari ini. Seluruh pemain harus melaporkan hasil latihan individu mereka melalui video,” kata Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto kepada WEAREMANIA.

Materi Individual Training Pemain Arema

Charis Yulianto membeberkan sejumlah materi individual training yang diberikan tim pelatih Arema kepada pemain. Menurutnya, secara garis besar materi latihan individu itu untuk maintenis otot saja.

Dalam sepekan, setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat, para pemain Arema menjalankan latihan penguatan otot. Sementara, pada Selasa, Kamis, dan Sabtu, mereka harus melahap menu latihan endurance, strength, power, dan speed.

“Intinya, pemain hanya menjalani maintenis otot, untuk menjaga kondisi fisik masing-masing. Selain itu, ada menu endurance, strength, power, dan speed,” imbuh pria asal Blitar itu.

Tujuan Tim Pelatih Arema Menerapkan Individual Training

Charis Yulianto juga menjelaskan tujuan tim pelatih Arema menerapkan individual training ini. Menurutnya, ini harus dilakukan oleh para penggawa Singo Edan selama libur latihan bersama, demi kebaikan mereka sendiri.

“Jadi pada saat kembali latihan bersama, seluruh pemain Arema sudah siap. Artinya, pemain tidak mengulang latihan fisik dari nol lagi,” pungkas pelatih berusia 41 tahun tersebut.