Jenuh di Tengah Pandemi Corona, Dendi Santoso Jadi YouTuber

Jenuh di Tengah Pandemi, Dendi Santoso Jadi YouTuber
Dendi Santoso (C) DANI KRISTIAN

Pemain sayap Arema, Dendi Santoso jadi YouTuber saat kompetisi Liga 1 2020 vakum. Keputusannya itu dibuat dengan alasan utama jenuh di tengah pandemi covid-19 (virus corona).

Dendi mengisi waktu libur selama kompetisi dihentikan sementara dengan tetap melakoni sesi latihan individual. Selain itu, pemain asli Malang ini juga menjalani aktivitas bersama keluarga, bersepeda, joging keliling kompleks perumahan, merawat burung peliharaan, dan lain-lain.

Meski demikian, Dendi merasa jenuh dengan aktivitas yang monoton tersebut. Karenanya, pemain yang identik dengan nomor punggung 41 itu membuat channel YouTube Dendi41Santoso.

“Saya jadi YouTuber agar ada kegiatan lain yang dilakukan, biar tidak jenuh karena cuma itu-itu saja setiap hari. Apalagi di tengah pandemi ini kita kesulitan untuk menjalankan kegiatan bisnis lainnya. Toh tidak ada salahnya mencoba, tujuan utama saya karena ingin tahu, mumpung masih muda, dan banyak waktu luang,” kata Dendi.

Dendi Santoso Jadi YouTuber, Bikin Konten Arema Banget

Dendi Santoso menegaskan, channel YouTube-nya bakal didominasi oleh konten-konten yang Arema banget. Konsep ini dipilihnya tak lepas dari statusnya sebagai one man one club di Arema sejak masih berusia 16 tahun di Akademi Arema.

Sebagai pembuka, Dendi mewawancarai El Kepet, mantan dirigen Arema yang dinilainya sebagai salah satu legenda Aremania. Rencananya, berikutnya Dendi bakal mewawancarai mantan pelatih Arema, Joko Susilo.

“Karena dari kecil di Arema, saya ingin mencari narasumber yang berkaitan dengan Arema. Mungkin sementara ini saya fokus ke orang-orang yang sudah kenal dekat, agar feelnya ada. Kalau yang belum akrab agak kaku,” sambungnya.

Sebagai referensi, Dendi juga kerap nonton channel YouTube milik mantan pemain Arema, Hamka Hamzah, dan artis Baim Wong. Meski menilai kedua channel itu inspiratif, ditegaskannya, untuk urusan konten, Dendi tetap pada jalur konsep yang dibuatnya sendiri.

“Untuk konsep konten, saya akan mengeksplorasi Malang Raya, karena saya ingin menunjukkan bahwa Malang bukan cuma Arema saja. Saya ingin bikin konten yang lain dari konten-konten yang lain,” imbuh pemain 30 tahun itu.

Didukung Istri dan Tim Editting

Aktivitas baru Dendi Santoso sebagai YouTuber didukung istrinya, Vivi Resky, yang kadang membantu proses syuting. Untuk proses editting, pemain yang pernah membawa Arema juara Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 itu punya tim sendiri.

“Saya punya tim editting sendiri. Kalau untuk dilihat orang banyak sebaiknya tidak asal-asalan, kalau melakukan sesuatu jangan nanggung,” tegasnya.