Mariando Uropmabin dan Israel Wamiau Merapat ke Arema

Mariando Uropmabin dan Isrel Wamiau Merapat ke Arema
Israel Wamiau (C) DANI KRISTIAN

Mariando Uropmabin dan Israel Wamiau dikabarkan merapat ke Arema. Konon, dua pemain asal Papua itu sudah tiba di Malang pada Senin (13/1/2020).

Musim lalu, Mariando bermain di Semen Padang, sedangkan Wamiau memperkuat Persipura Jayapura di Liga 1 2019. Kedua pemain ini kabarnya diproyeksikan menggantikan duo Papua lainnya yang sudah dilepas Arema, Riky Kayame dan Zidane Pulanda.

Sumber internal yang tak mau disebutkan namanya mengatakan Mariando dan Wamiau dijemput ke Bandara Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang siang tadi. Keduanya sudah tiba di mes pemain Arema.

“Ini mereka berdua sudah ada di mes pemain, sudah tiba dari tadi,” ungkap sumber tersebut kepada WEAREMANIA.

Mariando dan Wamiau Dinilai Pantas ke Arema

Asisten pelatih Arema, Kuncoro menyebut Mariando Uropmabin dan Israel Wamiau merupakan pemain yang direkomendasikan bergabung oleh pelatih kepala Mario Gomez. Kedua pemain itu dinilai pantas bergabung dengan skuad Singo Edan.

Seperti yang diminta Gomez, Kuncoro menyebut Mariando dan Wamiau merupakan pemain yang punya karakter. Karena masih muda, pelatih asal Gondanglegi, Kabupaten Malang itu yakin keduanya mau kerja keras.

“Yang saya tahu, para pemain yang berasal dari Papua memiliki skil bawaan sejak lahir yang menonjol. Jadi, mereka pantas lah jika gabung ke Arema, karena punya karakter yang diinginkan Coach Gomez,” imbuh mantan pemain Arema era Galatama tersebut.

Arema Selalu Berjodoh dengan Pemain Papua

Kuncoro juga menyebut Arema selalu berjodoh dengan pemain asal Papua hampir setiap musim. Kehadiran Mariando Uropmabin dan Israel Wamiau bisa menggantikan Riky Kayame dan Zidane Pulanda yang resmi dilepas karena kontraknya habis.

“Kebetulan saja Arema melepas dua pemain asal Papua yang memperkuat tim musim lalu. Kebetulan juga mendapat dua pemain pengganti dengan posisi yang berbeda. Yang jelas mereka datang sesuai dengan kebutuhan tim untuk musim 2020 mendatang,” pungkas pelatih berusia 46 tahun itu.