Milo: Tak Mudah Arema Jalani Tiga Laga Away Beruntun

Milo Tak Mudah Arema Jalani Tiga Laga Away Beruntun
Milomir Seslija (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija angkat bicara terkait jadwal tiga laga away beruntun timnya di Liga 1 2019. Pelatih yang akrab disapa Milo itu menilai tak mudah bagi Arema menjalaninya.

Terdekat, Arema harus terbang ke markas PSM Makassar, Rabu (16/10/2019) malam. Ini merupakan laga tunda pekan kelima Liga 1 2019 yang saat itu terpaksa ditunda lantaran PSM meminta keringanan untuk fokus di laga AFC Cup 2019.

Setelah itu, Arema berpindah ke Stadion Aji Imbut Tenggarong untuk menjalani laga melawan Persipura Jayapura di pekan ke-23, Minggu (20/10/2019). Berikutnya, anak asuh Milo bertandang ke markas PS Tira-Persikabo di pekan ke-24, Kamis (24/10/2019), di mana venue pertandingan belum dipastikan.

“Yang terpenting bagi kami adalah persiapan yang matang sebelum menjalani tiga laga away beruntun ini. Semua sudah kami persiapkan dalam sesi latihan sebelum berangkat,” kata Milo.

Tak Khawatirkan Fisik Pemain

Milo sama sekali tak mengkhawatirkan kondisi fisik pemainnya dalam menjalani tiga laga away beruntun di depan mata. Dengan persiapan matang yang sudah dilakukan timnya, menurutnya tak ada yang perlu dikhawatirkan dari kondisi fisik pemainnya.

Termasuk keputusan manajemen tim untuk memberangkatkan skuat Arema ke Makassar sehari sebelum pertandingan gara-gara kendala teknis soal tiket penerbangan. Milo mengaku tak pernah tahu apakah hal ini secara psikologis akan berpengaruh pada kondisi fisik pemainnya atau tidak.

“Kami tidak pernah tahu soal ini, yang bisa kami lakukan hanyalah menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Saya kira, perjalanan dari Malang ke Makassar tidak terlalu lama, hanya sekitar satu jam setengah,” imbuh pelatih 55 tahun ini.

Tak Akan Pulang ke Malang

Menjalani tiga laga away beruntun ini, manajemen tim memutuskan untuk tidak pulang ke Malang selama sekitar 10 hari. Ini merupakan solusi terbaik untuk recovery pemain dalam menjalani laga tandang.

“Saya kira, yang terpenting dari semua ini adalah bagaimana recovery pemain. Sebab, ada pemain yang cepat pulih kondisinya, ada pula yang butuh waktu. Makanya, menyiapkan pemain dengan maksimal itu lebih penting,” pungkas pelatih asal Bosnia itu.