Pelatih Anyar Arema Harus Adaptasi Tim dengan Cepat

Pelatih Anyar Arema Harus Adaptasi Tim dengan Cepat
Sesi latihan Arema (C) DANI KRISTIAN

Pelatih anyar Arema harus adaptasi tim dengan cepat saat tiba di Malang nanti. Sebagai asisten pelatih, Charis Yulianto menegaskan siap membantu.

Sebelumnya, si pelatih anyar ditargetkan bisa tiba di Indonesia pada akhir Agustus. Selambat-lambatnya, pada awal September, si pelatih yang disebut-sebut berasal dari Brasil itu sudah bisa mempersiapkan tim jelang lanjutan Liga 1 2020.

Namun, tak disangka-sangka rencana itu meleset dari target semula. Pelatih asing yang dikabarkan belum pernah berkarier di Indonesia itu mengalami masalah dokumen keimigrasian, sehingga baru bisa terbang ke Indonesia pada pekan kedua bulan September.

“Pelatih kepala nantinya harus lebih mengenal satu sama lain, dengan pemain dan staf pelatih. Perlu adaptasi juga,” kata Charis.

Pelatih Anyar Arema Harus Memaksimalkan Waktu yang Ada

Karena baru bergabung dengan Arema di pekan kedua, maka waktu yang dimiliki untuk mempersiapkan tim cukup pendek. Charis Yulianto meyakini sang pelatih kepala bakal bisa beradaptasi dengan cepat.

Setidaknya, pelatih yang katanya memiliki gaya melatih tak berbeda jauh dengan pelatih Arema sebelumnya, Mario Gomez itu punya waktu tiga pekan. Sebelum Liga 1 2020 bergulir kembali pada Oktober nanti, diharapkan sudah ada chemistry dengan tim Arema.

“Kami tetap yakin, ketika pelatih datang, dia sudah bisa segera beradaptasi. Harapannya dia bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan di Arema,” pungkas pelatih asal Blitar itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.