Regulasi Pemain U-20 Dinilai Bagus untuk Pemain Muda Arema

Regulasi Pemain U-20 Dinilai Bagus untuk Pemain Muda Arema
Andryas Francisco (C) DANI KRISTIAN

Regulasi pemain U-20 di lanjutan Liga 1 2020 dinilai bagus untuk para pemain muda Arema. Hal itu diungkapkan kiper Arema, Andryas Francisco.

Sebelumnya, ada wacana memaksimalkan pemain berusia di bawah 20 tahun di kompetisi Liga 1 2020. Entah seperti apa teknisnya, yang jelas langkah itu disebut-sebut sebagai persiapan untuk para pemain Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021.

Sebagai pemain berusia 19 tahun, kiper yang akrab disapa Ciko itu mengaku senang dengan adanya wacana regulasi tersebut. Meski usianya bakal genap 20 tahun pada 8 Juli mendatang, regulasi itu tetap didukungnya.

“Pasti senang kalau ada regulasi seperti itu, meskipun tahun ini usia saya pas 20 tahun, sehingga tidak mungkin masuk timnas U-20. Yang jelas, regulasi itu membuat pemain muda bisa mendapatkan tambahan menit bermain, biar mainnya tambah enak,” kata Ciko kepada WEAREMANIA.

Berharap Main Tanpa Regulasi Pemain U-20

Meski usianya sudah di pengujung 19 tahun, Ciko berharap masih bisa bermain meski tak merasakan langsung pengaruh positif regulasi tersebut. Setidaknya, kiper asal Mojokerto itu bakal menunjukkan kemampuannya dalam sesi latihan.

Jika Liga 1 2020 dilanjutkan sesuai rencana PSSI pada September atau Oktober mendatang, praktis usia Ciko sudah genap 20 tahun. Namun, jika mampu menarik perhatian pelatih dalam sesi latihan, siapa tahu bisa dimainkan di laga Arema untuk menjalani debut di laga resmi.

“Sekalipun ada jaminan pemain U-20 harus main, sepertinya bukan untuk posisi kiper di Arema. Meski begitu, saya pribadi kalau diberikan kesempatan, ya saya tunjukkan yang terbaik. Kalau tidak, ya saya latihan lebih keras lagi,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.