Robert Alberts Ogah Bicarakan Masa Lalu, Meski Punya Kenangan di Malang

Robert Alberts Ogah Bicarakan Masa Lalu, Meski Punya Kenangan di Malang
Robert Alberts (C) DANI KRISTIAN

Robert Alberts ogah bicarakan masa lalu jelang pertemuan timnya dengan Arema di pekan kedua Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (8/3/2020) sore. Namun, Pelatih Persib Bandung itu mengakui punya kenangan manis di Malang.

Pria asal Belanda itu pernah melatih Arema sepuluh tahun lalu. Bahkan, saat itu, skuad Singo Edan dibawanya menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2009-2010.

Musim lalu, Robert sudah pernah datang ke Malang sebagai pelatih Persib di Liga 1 2019. Sayang baginya, pelatih berusia 66 tahun itu harus menjadi saksi kekalahan anak asuhnya dengan skor sangat telak, 5-1.

“Saya senang bisa kembali ke Malang, banyak kenangan di sini, kota ini menjadi rumah pertama saya saat baru ke Indonesia. Saya tidak mau bicara banyak tentang masa lalu, termasuk kekalahan Persib 5-1 di sini, waktu itu ada hal yang tak bagus. Lagipula, saat bertandang ke Bandung, Arema juga kalah 3-0. Lebih baik sekarang kami melihat ke depan,” ungkap Robert.

Robert Alberts Yakin Aremania Memberikan Dukungan Positif

Robert Alberts yakin Stadion Kanjuruhan bakal dipenuhi oleh Aremania yang mendukung penuh Arema menghadapi Persib. Menurutnya, suporter tim tuan rumah akan memberikan dukungan positif di momen ini.

Musim lalu, pelatih yang juga pernah menangani PSM Makassar itu sempat menyebut teror Aremania di luar lapangan menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya dengan skor telak. Teror berupa penyalaan petasan itu menimpa Persib pada saat sesi latihan resmi dan di hotel tempat mereka menginap.

“Saya yakin, kali ini akan menjadi laga pertandingan yang bagus, baik bagi Persib maupun Arema. Saya juga yakin Aremania pasti akan memberikan dukungan yang positif buat timnya di stadion. Saya berharap laga ini akan berlangsung fairplay, sesuai aturan. Saya sudah lupakan masa lalu,” pungkas pelatih kelahiran Amsterdam, 14 November 1954 ini.