Sylvano Comvalius Ingin Arema Jadi Tim Kedua yang Menang di Makassar

Sylvano Comvalius Ingin Arema Jadi Tim Kedua yang Menang di Makassar
Sylvano Comvalius (C) DANI KRISTIAN

Sylvano Comvalius mengetahui baru ada satu tim yang mampu menang di Stadion Andi Mattalatta Makassar. Penyerang Arema itu ingin timnya jadi tim kedua yang mampu menang di saat saat bersua tuan rumah PSM Makassar di laga tunda pekan kelima Liga 1 2019, Rabu (16/10/2019) malam.

Dari sembilan laga kandang yang sudah dijalani di Liga 1 2019, PSM baru sekali mengalami kekalahan. Baru PSIS Semarang saja yang mampu membukukan kemenangan penting di kandang PSM, dengan skor 1-0, 11 September 2019 lalu.

Berkaca pada kemenangan tersebut, Comvalius optimistis Arema dapat menuai tiga poin di Makassar. Meski menurutnya ini laga yang tak mudah, namun pemain asal Belanda itu yakin timnya mampu.

“Cuma ada satu tim yang mampu menang di kandang PSM musim ini, kami akan mencoba mencari hasil terbaik,” kata Comvalius.

Bawa Modal dari Malang

Beruntung, saat ini kondisi mental pemain Arema sedang menanjak. Sebab, Sylvano Comvalius dan kawan-kawan ke Makassar membawa modal kemenangan 2-0 atas PSM di Malang pada pekan sebelumnya.

Satu dari dua gol kemenangan itu kebetulan juga dibuat Comvalius. Gol itu memotivasinya meraih tiga poin di kandang PSM.

“Tak penting gol saya kemarin, saya pikir itu pertandingan yang bagus, yang terpenting kami mendapatkan tiga poin. Sekarang kami akan menjalani laga tandang ke Makassar, semua tahu ini laga yang tak mudah,” imbuhnya.

Sempat Tak Menyangka

Sylvano Comvalius sempat tak menyangka laga tandang melawan PSM ini tetap digelar sesuai dengan jadwal semula. Awalnya, pemain 32 tahun itu mengira laga akan ditunda, seperti kabar burung yang beredar di media sosial.

“Beberapa pemain sempat tak menyangka jika kami akan bermain melawan PSM sesuai jadwal, karena banyak yang berpikir laga ini akan ditunda. Tapi sesungguhnya kami sudah siap, kami pergi ke Makassar bukan untuk sekadar bertanding, tapi menginginkan kemenangan,” tandas eks Bali United itu.