Upaya Arema Selamat Tanpa Subsidi PT LIB

Upaya Arema Selamat Tanpa Subsidi PT LIB
Ruddy Widodo

Di saat pandemi covid-19 di Indonesia belum berlalu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunda cairnya dana subsidi kepada klub-klub Liga 1 2020 hingga tahun depan. Manajemen Arema sebagai salah satu yang terdampak berupaya keras selamat tanpa subsidi PT LIB itu.

General Manager Arema, Ruddy Widodo menyebut, fokus upaya pihaknya saat ini adalah mengandalkan kreasi dari Divisi Bisnis dan Marketing Arema. Mereka yang menjadi tulang punggung sementara pemasukan klub.

Sesuai arahan direksi, Divisi Bisnis dan Marketing diminta untuk menggenjot pemasukan dari sektor merchandise. Selain itu, ada pula pembuatan konten kreatif digital yang diunggah di media sosial resmi Arema, yang digarap bersama para sponsor klub.

“Selain bikin konten, salah satu hal yang dikerjakan teman-teman Divisi Bisnis dan Marketing adalah menaikkan omzet penjualan merchandise. Makanya Arema Putri mengontrak pemain-pemain Timnas Indonesia Putri sebagai salah satu ujung tombak promosi,” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Alasan Arema Cari Pemasukan Lain Tanpa Subsidi PT LIB

Ruddy Widodo memaparkan alasan Arema mengapa mencari pemasukan lain ketika tak ada subsidi dari PT LIB. Yang utama adalah demi menyelamatkan keuangan klub.

Pemasukan Arema selama ini berasal dari uang tiket perrtandingan yang ditunda hingga Februari mendatang, dan dana sponsorship yang juga ditunda hingga kompetisibergulir lagi. Menurutnya, tanpa pemasukan, pihaknya masih harus menanggung gaji pelatih, pemain, offisial dan karyawan.

“Pengeluaran terbanyak Arema untuk gaji pelatih dan pemain, meskipun 25 persen perbulan tetap saja berat. Untuk menutup itu, semua pakai uang owner. Untuk pengeluaran operasional rutin ini yang kadang harus menghemat. Kami harus pandai-pandai mendapatkan income untuk menutupinya,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.