Liga Wanita Timor Leste 2025-2026 ternyata juga tetap bergulir saat Ramadhan. Kiper Arema Putri yang sedang dipinjamkan ke Nain Feto FC Women, Windi Ayu Puspitasari tegaskan tetap berpuasa dalam situasi ini.
Ayu, sapaan akrabnya, memperkuat Nain Feto sejak Januari 2026 untuk bermain di putaran kedua. Dalam satu timnya, ada tiga pemain asal Indonesia lainnya, salah satunya sesama pemain Arema Putri, Anisya Widyawati.
Pertandingan sore hari di Liga dengan jam kick off 16.30 waktu setempat menjadi tantangan tersendiri bagi Ayu yang harus tetap menjalankan ibadah puasa di bulan suci. Menurutnya tak ada penyesuaian jadwal pertandingan selama sebulan berpuasa.
“Di sini liganya gak ada libur waktu Ramadhan, karena mayoritas warganya kan beragama Katolik. Saya ya tetap berpuasa seperti biasanya. Menyiasatinya ya gak gimana-gimana, paling sahurnya saya tambah porsi makan, wkwkwk,” kata Ayu kepada WEAREMANIA.
Tantangan Lain Berpuasa Saat Liga Wanita Timor Leste Tetap Bergulir
Ayu menambahkan, tantangan lainnya adalah jadwal latihan timnya yang djgelar pada pagi hari, pukul 07.00 sampai 09.00. Menurutnya, jadwal itu menyesuaikan jadwal sekolah para pemain Nain Feto yang kebanyakan masuk siang hari.
Sebetulnya, ini bukanlah pengalaman baru bagi Ayu menjalani bulan puasa jauh dari keluarganya di Malang. Sebelumnya, di tahun 2024, penjaga gawang berusia 28 tahun itu harus merantau ke Yogyakarta untuk gabung tim futsal Alive FC di Liga Futsal Putri Divisi Utama kala itu.
“Gak ada penyesuaian jadwal latihan atau pertandingan. Pelatih tahu kok kita berpuasa, tapi aman ada sedikit keringanan, tapi tergantung kita. Kalau pas kita gak kuat disuruh bilang,” imbuh pemain kelahiran Malang, 17 Januari 1998 itu.
Tak Ada Libur Sampai Lebaran
Yang paling menyesakkan dadanya tentu jadwal Nain Feto di Liga Wanita Timor Leste 2025-2026 yang masih berlangsung hingga Hari Raya Idhul Fitri tiba. Masalahnya, eks Banteng Muda Putri itu tak bisa merayakan Lebaran bersama keluarga besarnya.
“Pastinya saya kangen suasana rumah di kampung, itu saja tantangan terberat saya saat berpuasa di negeri orang, saya homesick. Apalagi Lebaran nanti mungkin gak bisa pulang, karena masih ada pertamdingan terakhir, mau gimana lagi?” tandasnya.
