Pesta gol atas Persekam Putri Kabupaten Malang, Arema Putri raih satu tiket ke Semifinal Piala Pertiwi Gubernur Jawa Timur 2025, Rabu (8/10/2025) sore. Laga penentuan juara Grup A di Stadion Kahuripan, Kabupaten Malang itu berakhir dengan skor 9-0 untuk Skuad Ongis Sinam.
Arema Putri memulai laga dengan tuntutan harus menang dengan margin lebih dari tujuh gol untuk menjadi juara grup setelah cuma bermain imbang 0-0 dengan Arek Simo Gresia FC Gresik di laga pertama. Sementara, pesaingnya itu sudah mengumpulkan empat poin dan keunggulan selisih gol 6-0.
Gol pertama Arema Putri baru tercipta di menit 12 oleh Sarah Davi. Disusul dua gol Daeng Rosma di menit 15 dan 22, serta satu gol Sabrina Mutiara di menit 16. Saat istirahat turun minum, Arema Putri “cuma” unggul 4-0.
“Di awal babak pertama, finishing anak-anak masih belum maksimal. Terlihat sekali semua pemain ingin mencetak gol. Jadi di awal anak-anak terlihat terburu-buru,” kata Pelatih Nanang Habibie kepada WEAREMAnIA.
5 Gol Tambahan Pastikan Arema Putri ke Semifinal Piala Pertiwi Gubernur Jawa Timur 2025
Masih kurang tiga gol lagi untuk memastikan lolos ke fase gugur, Arema Putri berupaya menambah agresivitas serangan. Hasilnya, justru ada lima gol tambahan yang tercipta, dua gol di antaranya berasal dari pemain pengganti.
Diawali dengan gol sang kapten tim, Ariska Kusumaningtyas di menit 49, lalu Alzahna Firzalvia dua menit kemudian. Davi dengan gol keduanya di menit 62 mempertegas asa untuk segera lolos dengan keunggulan 7-0.
Belum cukup dengan kemenangan tujuh gol, dua pemain pengganti memperlebar jarak surplus Arema Putri menjadi +9. Syarah Aulia membobol gawang Persekam Putri di menit 88 atau delapan menit setelah masuk, dan ditutup dengan gol Regina Tiofanny di menit 90.
Kemenangan 9-0 ini membuat pasukan pelatih asal Banyuwangi itu lolos ke babak selanjutnya sebagai jusra Grup A dengan empat poin. Babak semifinal rencananya akan digelar pada 18 Oktober mendatang.
“Alhamdulillah, senang sekali bisa lolos penyisihan, terlihat anak-anak sangat bekerja keras memperbaiki permainan yang kemarin kurang maksimal. Sore tadi anak-anak mulai padu dan berani untuk possession dari lini ke lini, dan sesuai arahan kita bermain high pressing menekan dengan cepat,” pungkas Pepe, sapaan akrabnya.
