Laga Arema vs PSM Makassar di Pekan 22 Liga 1 2024-2025 baru saja berakhir. Skuad Singo Edan akhirnya harus puas dengan satu poin karena hanya bermain imbang 1-1 dengan Juku Eja.
Dalam laga yang digelar di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Senin (10/2/2025), pukul 15.30 WIB itu, pada babak pertama, kedua tim sama-sama berupaya mencetak gol. Pada babak kedua, PSM mencetak gol lebih dulu, tapi bisa dibalas satu ol oleh Arema.
Siaran ulang pertemuan kedua tim ini bisa disaksikan Aremania dan Aremanita di Indosiar dan aplikasi Vidio.com. Berikut ini jalannya pertandingan babak pertama dan jkedua.
Inilah Jalannya Babak Pertama Laga Arema vs PSM Makassar
Arema membuka peluang di menit 2 lewat aksi Arkhan. Sepakannya dari luar kotak penalti menerima umpan Dalberto mengarah kepada kiper Reza yang mampu menangkap bola dengan baik.
Pada menit 9, Dalberto kembali mengirimkan umpan bagus ke kotak penalti PSM. Tapi, sepakan Lokolingoy masih belum mengarah ke gawang lawan.
PSM terpaksa melakukan pergantian pemain pertamanya di menit 11. Aloisio Neto yang mengalami cedera harus ditarik keluar dan digantikan Daffa Salman.
Balotelli mengancam gawang Arema di menit 24. Menerima sodoran Matheus, sepakannya ternyata masih membuat bola meninggi.
Selang dua menit, giliran Matheus yang memanfaatkan umpan Haljeta untuk melepaskan tembakan. Tapi, lagi-lagi, bola meluncur ke atas mistar gawang Arema.
Tak mau ketinggalan, Pablo turut membuat peluang di menit 38. Umpan dari Arkhan disambarnya dengan sepakan keras, tapi bola masih bisa digagalkan kiper Reza.
Memasuki menit 41, Arema nyaris saja mencetak gol pertama memanfaatkan kesalahan Daffa dan Akbar di lini pertahanan PSM. Tapi, bola sepakan Dalberto masih bisa diblok Akbar dengan kakinya.
Jalannya Babak Kedua
Arema memulai babak kedua dengan pergantian pemain. Bayu Setiawan dimasukkan untuk menggantikan posisi Dendi Santoso.
Baru dua menit babak kedua berjalan, Bayu langsung mendapatkan peluang menerima umpan Dalberto. Usai melewati dua pemain PSM, sepakan dilepaskan, tapi bola masih bisa digagalkan Reza.
PSM melakukan pergantian dua pemain sekaligus di menit 55. Akbar Tanjung dan Victor Dethan digantikan Ricky Pratama dan Ananda Raehan.
Di menit 61, Achmad mengirimkan umpan kepada Salim. Sayangnya, sepakan Salim masih melebar dari target gawang PSM.
GOL!! PSM justru mampu unggul 1-0 lebih dulu di menit 63 lewat gol Nermin Haljeta. Memanfaatkan assist dari Ricky Pratama, tembakan plessingnya ke sudut gawang Arema gagal dibendung Lucas Frigeri yang mati langkah.
GOOOOOOOL!! Tak butuh waktu lama bagi Arema untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Di menit 65, lewat skema sepak pojok Arkhan Fikri, bola berhasil ditanduk Pablo Oliveira ke gawang tanpa bisa diamankan kiper Reza Arya.
Arema melakukan pergantian pemain lagi di menit 70. Hamzah Titofani dimasukkan untuk menggantikan Salim Tuharea.
Lokolingoy menciptakan peluang untuk Dalberto di menit 72. Bola yang diangkatnya ke kotak penalti bisa disundul Dalberto, tapi bola belum mengarah ke gawang PSM.
PSM melakukan pergantian dua pemain sekaligus di menit 76. Matheus da Silva dan Rizky Eka digantikan Karel Iek dan Abdul Rahman.
Sejak menit 80, PSM harus bermain dengan 10 pemain setelah Balotelli dihadiahi kartu merah usai pengecekan VAR. Sang pemain tertangkap kamera melakukan injakan kepada paha Farizi beberapa menit sebelumnya.
Pada menit 85, Arema menarik keluar Choi Bo-kyeong. Wiliam Marcilio dimasukkan untuk menggantikan posisinya.
Haljeta mendapatkan peluang bagus lewat serangan balik cepat. Tapi, sepakannya membuat bola melambung melewati atas mistar gawang Arema.
Wiliam yang baru masuk langsung menebar ancaman bagi gawang PSM menyambut umpan Pablo. Sayang, sepakannya masih belum mengarah ke gawang yang dijaga kiper Reza.
Pada menit tambahan waktu, Reza melakukan dua penyelamatan. Pertama untuk sundulan Farizi, lalu bola muntah yang disambar Wiliam.
