Arema tantang PSIM Yogyakarta di Pekan 2 Super League 2025-2026, Sabtu (16/8/2025), pukul 15.30 WIB. Aremania dilarang tur ke Stadion Sultan Agung, Bantul tempat digelarnya laga tersebut.
Dari Panpel tuan rumah memang belum mengizinkan Aremania untuk hadir memberikan dukungan langsung kepada Arema yang melakoni laga tandang. Mereka masih mengacu regulasi larangan suporter tim tamu hadir yang sampai saat ini belum dicabut.
Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki mengatakan, pihaknya harus menaati aturan yang ada. Karenanya, Aremania dari seluruh penjuru dimintanya untuk tidak datang ke Bantul.
“Pemberitahuan untuk semua korwil dan komunitas Aremania hendaknya menghimbau nawak-nawaknya untuk tidak berangkat ke Bantul pada pertandingan lawan PSIM, karena tuan rumah tidak menghendaki adanya tamu. Mohon diperhatikan, supaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ali.
Meski Aremania Dilarang Tur, Tapi Suporter PSIM Yogyakarta Dipersilakan Hadir di Malang
Meski Aremamia dilarang hadir di Bantul, pihaknya mempersilakan suporter PSIM untuk hadir di Malang saat tim kebanggaan mereka dijamu Arema. Momen tersebut bakal terjadi di putaran kedua nanti.
Menurut Ali, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang terbuka untuk suporter tim tamu. Bahkan, pihaknya bakal menjamu siapapun suporter tamu yang hadir di Bumi Arema.
“Ketika pendukung PSIM mau away ke Malang, Kita akan terima dengan baik dan kita tunjukkan bahwa kita bisa menjadi tuan rumah yang baik. Biarkan mereka merasakan kesan yang indah di Malang,” imbuhnya.
Daerah Rawan Away Bagi Aremania
Ali menambahkan, Bantul kandang PSIM masuk salah satu daerah rawan away bagi Aremania. Karenanya, Presidium Aremania dengan tegas tak mengizinkan anggotanya pergi ke sana.
Selain kandang PSIM, Aremania juga dilarang hadir ke markas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo dan kandang PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Ada pengecualian untuk Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara milik Persijap Jepara yang dinilai masih fifty-fifty.
“Demi keselamatan kita bersam, untuk Jateng dan Jogja, Aremania dilarang away, karena banyak ranjau yang menghadang. Kalau Jepara sebetulnya masih fifty-fifty. Tapi perjalanan nawak-nawak melewati Solo pulang pergi ini lah yang jadi kendala. Kalau sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan, bisa jadi preseden buruk buat Aremania,” jelas Ali.
Sementara, untuk area Jawa Timur yang notabene jadi away terdekat Aremania, Ali memastikan tak ada tur. Aremania tak akan berangkat ke markas Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan Madura United.
“Kalau area Jatim sudah jelas Aremania dilarang away demi keselamatan nawak-nawak. Jangan ada yang haus validasi, daripada nanti bikin geger orang banyak,” pungkasnya.
