Kemesraan Aremania dan Bobotoh-Viking di laga Persib Bandung vs Arema, Jumat (24/4/2026) bisa jadi contoh untuk suporter lain. Hal ini disampaikan Pelatih Arema, Marcos Santos usai laga Pekan 29 Super League 2025-2026 yang berakhir 0-0 tersebut.
Ribuan Aremania berdiri satu tribune dengan suporter tuan rumah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung. Mereka memberikan dukungan dengan chant dan koreo, hingga gambar singa-macan yang menyimbolkan kemesrsan mereka.
Marcos merasa takjub dengan apa yang ditunjukkan Aremania dan Bobotoh-Viking di laga ini. Menurutnya, bahkan di Brasil pun hampir tidak pernah melihat kemesraan dua kelompok suporter tim yang berlaga di tribune stadion.
“Sangat menyenangkan melihat hal itu. Saya pikir bahkan dalam sepak bola dunia, Indonesia memberi contoh. Saya berbicara tentang negara saya, Brasil, dan di sana gak ada penghargaan seperti ini. Untuk mendapatkan tepuk tangan dari suporter lawan itu hal yang jarang dalam sepak bola,” kata Marcos.
Aksi Aremania dan Bobotoh-Viking di Tribune Seiring Aksi Aksi-aksi Para Pemain di Lapangan
Marcos menegaskan, apa yang dilakukan suporter di tribune sejalan dengan aksi-aksi para pemain di lapangan. Seluruh pemain menampilkan permainan terbaiknya, meski hanya membawa pulang satu poin.
“Itu adalah hasil dari para pemain yang memberikan segalanya dan menjalankan pertandingan dengan baik, sehingga suporter mengapresiasi. Aremania, saya pikir mereka bangga karena melihat tim yang kuat,” imbuh pelatih berpaspor Brasil ini.
“Para pemain adalah pejuang. Mereka memiliki semangat juang di lapangan. Mereka menghidupkan kembali semangat itu. Meski gak memenangkan pertandingan, Aremania tetap senang dengan apa yang ditunjukkan para pemain, dengan dedikasi besar untuk memberikan hasil terbaik bagi suporter,” tandasnya.
