Mekanisme Pemilihan Presidium Aremania Seperti Pemilihan Umum

- Advertisement -

Mekanisme pemilihan Presidium Aremania dilakukan seperti Pemlihan Umum (Pemilu). Kegiatan itu menjadi agenda utama dalam Musyawarah Nasional (Munas) Aremania, 1-2 Juni 2024 mendatang.

Usai fit and proper test yang digelar Tim Asesor, terpilihlah sembilan calon Presidium Aremania. Mereka akan berlomba memikat hati voter.

Setidaknya ada 177 korwil dan komunitas Aremania yang mengirimkan masing-masing dua delegasi sebagai voter yang sah. Nantinya, hanya ada tujuh orang calon yang masuk Presidium Aremania periode 2024-2026.

“Kita bikin pemilihan seperti Pemilu. Ada sembilan gambar calon dalam surat suara. Tersedia 10 bilik suara. Hari pertama Munas kita fokuskan untuk pencoblosan oleh voter yang terdaftar,” kata Ketua Panitia Munas Aremania, Dyan Berdinandri.

Mekanisme Teknis Pemilihan Presidium Aremania

Dyan menambahkan teknis pencoblosan surat suara Presidium Aremania dalam Munas Aremania. Yang terpenting, harapannya seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

“Pada hari pertama, para voter wajib melakukan registrasi untuk mengikuti voting. Syaratnya membawa surat mandat dari korwil dan komunitas masing-masing,” imbuhnya.

“Nanti voter secara bergantian akan dipanggil sesuai nomor urut registrasi, dan memasuki bilik suara untuk mencoblos surat suara.”

Akan Ditunjuk Koordinator Presidium Aremania

Dyan menambahkan, setelah terpilih tujuh anggota Presidium Aremania, maka mereka akan bermusyawarah. Mereka akan menunjuk satu orang sebagai koordinator.

“Dari tujuh orang yang terpilih nantinya akan ada penunjukan satu orang Koordinator Presidium Aremania. Semua nanti akan dikukuhkan pada hari kedua Munas Aremania,” tandasnya.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Artikel Lainnya