Ada dua singa muda Arema belum pernah mendapatkan kesempatan di Super League 2025-2026 sampai Pekan 7. Bahkan, untuk sekadar duduk di bench saja mereka belum pernah.
Kedua pemain muda itu adalah Alfiansyah dan Muhammad Dimas Aryaguna. Mereka berdua sama-sama berstatus rekrutan anyar Arema di awal musim ini.
Bedanya, Alfiansyah didatangkan manajemen Arema dari PSS Sleman. Sementara, Dimas bergabung lewat jalur khusus dari Akademi Arema yang naik kelas ke tim senior musim ini.
Dimas sudah ikut berlatih bersama tim sejak masa pramusim sebelum kompetisi. Sedangkan Alfiansyah datang memperkuat Arema setelah kompetisi berjalan dua pekan.
2 Singa Muda Arema Harus Bisa Bersaing
Baik Alfiansyah maupun Dimas harus bisa bersaing dengan penggawa Arema lainnya di posisi mereka. Pada umumnya, pesaing mereka lebih berpengalaman secara usia maupun teknis.
Alfiansyah memang didatangkan pasca Arema kehilangan bek kanannya, Achmad Maulana yang cedera. Namun, pemain yang berasal dari Sumatra Utara itu harus bersaing dengan bek-bek kanan yang lebih senior seperri Rifad Marasabessy dan Bayu Setiawan.
Sementara, Dimas yang seorang striker, bisa dilihat sendiri betapa bergantungnya Arema terhadap sosok Dalberto Luan Belo. Selain itu, di posisi tersebut masih ada sosok Dedik Setiawan, Teuku Razzaa, dan Agusti Ardiansyah yang notabene sudah punya pengalaman di level nasional.
