Menarik untuk melihat kerugian Arema usai kehilangan Paulinho Moccelin di sisa laga Super League 2025-2026. Setidaknya ada empat kerugian yang harus ditanggung secara statistik teknis.
Paulinho pamit pulang ke Brasil mengakhiri kontraknya sebelum berakhir. Keluarga menjadi alasan utama pemain berusia 31 tahun tersebut.
Laga melawan Persebaya Surabaya di Pekan 13 menjadi laga perpisahannya dengan Arema. Setelah itu, Paulinho pulang ke kampung halamannya.
Tak beberapa lama, tersiar kabar Paulinho gabung Londrina FC. Paulinho melanjutkan kariernya di Liga Brasil kasta kedua.
Inilah Kerugian Arema Usai Kehilangan Paulinho Moccelin
1. Kehilangan Tukang Assist
Arema kehilangan tukang assist-nya sepeninggal Paulinho Moccelin yang telah mencatatkan empat assist. Terdekat, ada Johan Farizi di posisi kedua dengan tiga assist untuk Arema.
2. Kehilangan Kreator Peluang
Kepergian Paulinho membuat Arema kehilangan kreator peluang terbanyak. Hingga laga Pekan 13, Paulinho mengemas 20 kreasi peluang, tertinggi disusul Dalberto Luan Belo dengan 15 kreasi peluang.
3. Kehilangan Tukang Crossing
Arema pun kehilangan sosok tukang crossing paling banyak musim ini setelah Paulinho pergi. Kini, crossing sukses terbanyak dipegang Johan Farizi yang sama-sama membukukan 10 crossing dengan Paulinho.
4. Kehilangan Pemilik Dribble Sukses
Setelah Paulinho tak lagi menjadi bagian dari tim, Arema kehilangan pemilik dribble sukses yang tercatat 16 kali. Hanya Dalberto Luan Belo yang bisa menyainginya dengan sembilan kali dribble sukses.
