Empat kiper Arema memiliki kualitas yang relatif berimbang untuk mengarungi Super League 2026-2027. Namun, rekam jejak mereka dalam menghadapi tendangan penalti menunjukkan hasil yang berbeda.
Sebelumnya, Arema melepas dua kipernya musim lalu, Lucas Frigeri dan Andrian Casvari. Dua kiper lainnya, Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu dipastikan bertahan.
Kemudian, Arema mendatangkan Syahrul Trisna Fadilla dari Borneo FC Samarinda. Tak lama, Arema melengkapi slot empat kipernya dengan merekrut kiper Persis Solo, Erlangga Setyo.
Inilah Rekam Jejak 4 Kiper Arema dalam Menyelamatkan Tendangan Penalti
1. Adi Satryo
Adi Satryo menggagalkan empat dari 18 tendangan penalti yang dihadapinya. Artinya, pemain yang akrab disapa Adi itu mencatat persentase penyelamatan 22,22 persen.
Tiga penyelamatan dilakukan saat membela PSIS Semarang terhadap Matteo Bustos (Persita Tangerang), Ze Valente (Persebaya Surabaya), dan Matheus Pato (Borneo FC Samarinda). Satu penyelamatan lainnya terjadi bersama Timnas Indonesia pada SEA Games melawan Kamboja.
2. Gianluca Pandeynuwu
Gianluca Pandeynuwu menggagalkan satu dari 13 penalti yang dihadapinya. Kiper asal Tomohon itu memiliki persentase penyelamatan 7,69 persen.
Satu-satunya penalti yang berhasil dibendung berasal dari Matheus Pato (Borneo FC Samarinda) saat membela Persis Solo. Menariknya, Gianluca pernah dua kali gagal menghentikan penalti pemain Arema, yakni Gustavo Almeida dan Dedik Setiawan.
3. Syahrul Trisna Fadillah
Syahrul Trisna Fadillah membendung empat dari 23 tendangan penalti sepanjang kariernya. Kiper asal Sleman itu mencatat persentase penyelamatan 17,39 persen.
Tiga penyelamatan lahir di Liga 1 saat membela PS TNI, PS TIRA, dan PSIS Semarang. Satu penyelamatan lainnya terjadi bersama Timnas Indonesia saat menggagalkan penalti Mouzinho dari Timor Leste di laga uji coba Internasional.
4. Erlangga Setyo
Erlangga Setyo belum pernah menggagalkan penalti dari empat kesempatan yang dihadapinya. Dengan demikian, kiper asal Jember itu memiliki persentase penyelamatan 0 persen.
Keempat penalti tersebut terjadi saat pemain berusia 22 tahun itu membela PSPS Pekanbaru di Liga 2 2023-2024. Seluruh eksekutor berhasil menaklukkan Erlangga dari titik putih.
