Arema masih berburu penyerang asing setelah melepas Dalberto Luan Belo jelang Super League 2026-2027. Striker asing Liga Filipina layak dipertimbangkan karena sejumlah nama tampil tajam sepanjang musim lalu.
Namun, seluruh kandidat ini masih menghadapi tantangan yang sama. Mereka harus membuktikan kualitasnya jika mendapat kesempatan bermain di Super League Indonesia.
Inilah 5 Striker Asing Liga Filipina yang Mampu Jadi Pengganti Dalberto Luan Belo di Arema
1. Pa Ousmane Gai (Manila Digger)
Pa Ousmane Gai tampil luar biasa bersama Manila Digger. Penyerang asal Gambia berusia 26 tahun itu mencetak 32 gol dan enam assist dalam 22 pertandingan.
Pemain asal Gambia itu memiliki penyelesaian akhir yang sangat tajam dengan rata-rata 1,45 gol per laga. Selain menjadi predator kotak penalti, Gai juga mampu menciptakan peluang untuk rekan setimnya.
Statistik tersebut lahir di Liga Filipina yang level persaingannya masih di bawah Super League Indonesia. Adaptasinya menghadapi bek yang lebih agresif masih menjadi tanda tanya.
2. Finn McDaniel (Stallion Laguna)
.
Finn McDaniel mengemas 24 gol dan dua assist dalam 20 pertandingan bersama Stallion Laguna. Penyerang Filipina-Amerika berusia 26 tahun itu juga menerima satu kartu merah.
Pemain yang akrab disapa Finn itu memiliki produktivitas 1,2 gol per laga dan masih berada di usia emas. Mobilitas serta stamina menjadi modal penting untuk bersaing di level lebih tinggi.
Kontribusi assist Finn masih tergolong rendah sehingga lebih berperan sebagai finisher murni. Rekam jejaknya juga belum teruji di kompetisi yang lebih kompetitif.
3. Patrick Reichelt (One Taguig)
Patrick Reichelt mencatat 21 gol dan tiga assist dalam 21 pertandingan bersama One Taguig. Penyerang Timnas Filipina itu kini berusia 38 tahun.
Pemain asal Filipina tersebut memiliki pengalaman internasional yang panjang serta naluri mencetak gol yang tetap tajam. Kepemimpinan dan mental bertandingnya juga menjadi nilai tambah.
Usia menjadi tantangan terbesar bagi Reichelt. Penurunan fisik dan kecepatan membuatnya kurang ideal sebagai investasi jangka panjang.
4. Saikou Ceesay (Manila Digger)
Saikou Ceesay membukukan 17 gol dan tujuh assist dalam 23 pertandingan musim lalu. Penyerang asal Gambia itu berusia 26 tahun.
Pemain asal Gambia tersebut menawarkan keseimbangan antara mencetak gol dan menciptakan peluang. Karakter itu membuatnya berpotensi menjadi striker modern yang aktif membuka ruang.
Jumlah gol Ceesay masih berada di bawah Pa Ousmane Gai dan Finn McDaniel. Selain itu, pemain berusia 26 tahun tersebut tetap perlu membuktikan kualitasnya di liga yang lebih kompetitif.
5. Solomon Okereke (Garelli United)
Solomon Okereke mengoleksi 13 gol dan tiga assist dalam 13 pertandingan bersama Garelli United. Penyerang asal Nigeria itu tampil sangat produktif sepanjang musim.
Pemain berusia 28 tahun tersebut memiliki rata-rata satu gol setiap pertandingan. Kemampuannya memberi assist juga menunjukkan peran yang tidak hanya berfokus sebagai pencetak gol.
Jumlah pertandingan Okereke masih relatif sedikit sehingga konsistensinya belum teruji dalam satu musim penuh. Adaptasi menuju Super League Indonesia juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.
.
