Mudahnya Bilang Welcome Ketika Pemain Incaran Arema Belum Diresmikan

    Dewasa ini begitu mudahnya bilang welcome ketikapemain incaran Arema belum diresmikan manajemen klub. Fakta tersebut mewarnai setiap memasuki masa transfer window seperti sekarang ini.

    Unggahan rumor transfer pemain di akun-akun fanbase suporter kerap berseliweran di media sosial. Kadang, mereka hanya bermodal info yang belum jelas validitasnya yang diunggah sebuah akun yang khusus membahas gosip transfer pemain.

    Parahnya lagi, tak jarang mereka mengklaim dengan imbuhan ‘Welcome’, sebuah ucapan sakral untuk menyambut pemain anyar yang baru gabung Arema. Bahkan, tak jarang ada embel-embel ‘Resmi’, untuk lebih meyakinkan followers.

    Diakui atau tidak, postingan semacam itu meresahkan suporter yang kadung berekspektasi tinggi si pemai benar-benar gabung. Efek jangka panjangnya, jika bukan dia pemain yang dikenalkan pihak klub sebagai rekrutan anyar, bisa-bisa krisis kepercayaan akan tertuju pada bos-bos Arema.

    Fans yang tak mau tahu pasti tak akan peduli bahwa gosip dan rumor itu bukan bersumber dari kabar resmi yang dikeluarkan manajemen Arema. Tetap saja pihak klub yang akan jadi sasaran jika nama pemain yang dikenalkan tak sesuai rumor.

    Bisa Bikin Pemain Incaran Arema Batal Gabung

    Jika rumor sok tahu itu salah, selain krisis kepercayaan pada manajemen klub, mungkin tak ada efek lain yang signifikan terasa. Namun, jika gosip pemain itu benar, maka efek terburuknya bisa bikin pemain yang diincar Arema batal gabung.

    Klub pesaing Arema dalam mengincar si pemain tentu tak akan tinggal diam begitu tahu ada gosip yang diunggah di media sosial. Klub dengan tekad bulat akan melakukan segala cara untuk menggagalkan bergabungnya si pemain ke Arema.

    Belum lagi hambatan akan datang dari klub yang secara resmi ‘memiliki’ si pemain incaran tersebut. Mengetahui pemainnya dibidik Arema, bisa saja akan sekuat tenaga mempertahankannya, apalagi jika punya kontrak jangka panjang.

    Lantas, apa kabar dengan akun-akun yang mengklaim ‘welcome’ dan ‘resmi’ tadi ketika tahu si pemain batal gabung Arema? Kebanyakan dari mereka akan cuci tangan tanpa rasa bersalah dengan menyebut jika ada faktor non-teknis yang menggagalkan proses kepindahan si pemain ke Arema.

    Artikel opini ini merupakan karya kiriman dari Aremania. BACA: Begini strategi manajemen Arema dalam perburuan pemain di transfer window paruh musim.