Meski delapan pemain absen, kekuatan Arema tetap gacor libas Persita Tangerang 3-0 di Pekan 12 Liga 1 2024-2025, Selasa (3/12/2024). Pelatih Joel Cornelli mengaku tak mengubah skema permainan andalannya.
Tampil di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Arema unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Dedik Setiawan. Dua gol tambahan dilesakkan Dalberto Luan Belo dan Charles Lokolingoy pada babak kedua.
Pelatih asal Brasil itu kehilangan dua pemain mudanya, Achmad Maulana dan Arkhan Fikri yang gabung Timnas Indonesia. Duo pemain senior, Johan Farizi dan Dendi Santoso pun absen karena menjalani kursus kepelatihan.
Sementara, tiga pemain Arema lainnya, yakni Syaeful Anwar, Salim Tuharea, dan Daffa Fahish tengah menjalani pemulihan cedera. Satu pemain lagi, Pablo Oliveira tak bisa tampil lantaran akumulasi kartu kuning.
“Kami tetap memainkan skema yang sama, dan mengelola dengan model yang sama seperti yang sudah sering kami tampilkan. Jadi, itulah kunci permainannya,” kata Joel dalam sesi jumpa pers usai laga.
Kekuatan Arema Tetap Gacor Meski Komposisi Starter Berubah
Absennya delapan pemain, di mana empat sampai lima pemain biasa menempati posisi inti memaksanya mengubah komposisi starter. Perubahan mencolok terjadi di lini tengah.
“Kami gak mengganti skema, bahkan dengan absennya semua pemain yang gak bisa tampil hari ini, khususnya di lini tengah di mana ada perubahan besar,” imbuhnya.
Posisi Achmad di kanan diisi Bayu Setiawan, sedagkan posisi Farizi di kiri ditempati Iksan Lestaluhu. Shulton Fajar menggantikan peran Pablo, Julian Guevara menggantikan Arkhan Fikri, dan Hamzah Titofani menggantikan Salim.
“Kami berusaha mempertahankan model permainan, cara bermain yang sama, yaitu menjadi agresif ketika ada kesempatan, terorganisir dengan penguasaan bola yang bagus,” terang pelatih berusia 57 tahun itu.
Tak Kesulitan Beradaptasi
Joel melihat para pemain yang sebelumnya jarang tampil sebagai starter tak kesulitan beradaptasi saat dimainkan sejak menit awal. Mereka pun berkontrbusi di posisi masing-masing.
Menurutnya, kuncinya pada persiapan matang yang mereka lakukan. Skema yang biasa mainkan terus dicoba dalam sesi latihan dengan komposisi pemain yang berbeda dari biasanya.
“Dengan cara bermain yang sama tapi dengan komposisi pemain berbeda, kami praktikkan di sesi latihan. Kami tampil dengan cara bermain yang sama untuk mendapatkan kemenangan ini,” pungkasnya.
