Tak seperti klub-klub pesaingnya, Arema tampak pasif di awal bursa transfer pemain untuk persiapan Liga 1 2025-2026. General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi blak-blakan mengungkap alasannya.
Arema belum mengumumkan siapa pelatih dan siapa saja pemain yang bertahan dan dilepas setelah kontraknya habis. Justru, si pemain sendiri yang mengumumkan masa depannya di Arema, seperti Julian Guevara, Thales Lira, Pablo Oliveira, dan Lucas Frigeri, yang bertahan, serta Charles Lokolingoy yang memilih pergi.
Belakangan, Arema hanya dihubung-hubungkan dengan sejumlah nama pemain, seperti Adi Satryo (PSIS Semarang), Gustavo Tocantins (PSS Sleman), Murilo Mendes (Barito Putera), hingga Nermin Haljeta (PSM Makassar). Hanya saja, belum ada konfirmasi resmi dari pihak manajemen Arema.
“Kami memang bergerak dengan silent treatment. Artinya, kami pasti bergerak lah. Bukan sedang menyiapkan kejutan atau apa, itu kan penilaian orang,” kata Yusrinal menjawab pertanyaan WEAREMAnIA.
Arema Tampak Pasif di Awal Bursa Transfer Pemain Bukan Berarti Tak Bergerak
Inal, sapaan akrab Yusrinal, meminta Aremania untuk bersabar menunggu siapa saja pemain baru yang akan dikenalkan, maupun siapa saja pemain yang bakal dipertahankan. Menurutnya, peran suporter dalam memberikan doa juga sangat penting agar pergerakan pihaknya berjalan lancar.
Soal gosip atau rumor transfer, Inal ogah menjawabnya. Mantan Manajer Bisnis dan Marketing Arema itu ogah berspekulasi dan lebih memilih diam.
“Kami diam bukan berarti kami gak ngapa-ngapain lho ya. Secara manajemerial maupun tim kepelatihan, kami bergerak mencari pemain sesuai dengan kebutuhan tim musim depan,” tegasnya.
