Asisten Pelatih Andre Costa bongkar karakter dan kepribadian Pelatih Kepala Arema untuk Liga 1 2025-2026, Marcos Santos. Sebagai orang yang bekerja sama dengannya sejak tahun 2023, Andre tahu betul bagaimana partnernya tersebut.
Sebelum gabung Arema, kedua pelatih asal Brasil itu sudah tergabung dalam satu tim di Liga Brasil Serie C, America. Di musim berikutnya, Andre kembali mendampingi Marcos yang menjadi pelatih kepala klub Brasil lainnya, Nautico.
Tak heran, ketika Marcos ditunjuk sebagai pelatih kepala Arema, pelatih berusia 46 tahun itu mengajak Andre untuk ikut ke Indonesia. Tanpa pikir panjang, pelatih berlisensi CONMEBOL Pro itu mengiyakan ajakan tersebut.
“Coach Marcos salah satu alasan yang memuat saya bekerja bersamanya. Selain menjadi pelatih hebat dan memiliki pengalaman, saya ingin dekat dengannya sebagai pribadi yang luar biasa,” kata Andre kepada WEAREMAnIA.
Pelatih Kepala Arema Juga Punya Kepribadian yang Baik di Luar Lapangan
Andre bersaksi, kebaikan karakter Marcos dirasakannya bukan cuma di dalam lapangan, tapi juga di luar lapangan. Menurutnya, Marcos punya kepribadian yang menyenangkan unuk dijadikan teman.
“Sebagus dia sebagai pelatih, sebagai pribadi, dia bahkan lebih baik. Dia mudah bergaul, tenang, sangat menghormati para pemain,” imbuhnya.
“Dia bisa merangkul semua orang, dia tahu cara berjabat tangan. Jadi, dia orang yang sangat mudah berteman,” jelas Andre.
Jadi Alasan Kenapa Rela Jadi Asisten Pelatih
Dengan lisensi yang dimilikinya, Andre sebetulnya bisa menjadi pelatih kepala. Tapi, sosok Marcos yang menjadi salah satu alasannya rela turun pangkat sebagai asisten pelatih yang mendampinginya.
“Saya mulai sebagai asisten pelatih, kemudian saya mendapat kesempatan jadi pelatih kepala di tiga tim. Tapi, kemudian Coach Marcos menelepon saya. Karena dia orang yang jauh lebih besar, saya memutuskan untuk berhenti dan mengikuti timnya. Mungkin saya akan lebih cepat dalam karier,” pungkasnya.
