More

    Arema Bertemu Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Bahas Program Jangka Panjang

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Manajemen Arema bertemu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan di Kandang Singa, Jumat (18/4/2025). Kedua pihak membahas program jangka panjang yang menjadi komitmen Arema untuk mempererat tali silaturahmi di antara mereka.

    Pertemuan hangat dan penuh harapan itu dihadiri 89 anggota keluarga korban. Pertemuan itu menandai langkah signifikan dalam membangun kembali hubungan yang lebih baik sekaligus mematangkan program jangka panjang yang bermanfaat, khususnya untuk para ahli waris 135 korban jiwa Tragedi Kanjuruhan.

    General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, membuka pertemuan dengan menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Pria yang akrab disapa Inal itu juga mengucap syukur atas kesempatan bersilaturahmi di bulan Syawal yang penuh berkah ini.

    Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut diwarnai dengan dialog yang konstruktif dan produktif. Kedua belah pihak aktif berdiskusi mengenai sosialisasi berbagai program yang dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi keluarga korban.

    Selain itu, dibahas pula mengenai potensi partisipasi aktif keluarga korban dalam berbagai kegiatan pemulihan yang diinisiasi klub. Mereka pun dilibatkan dalam mendukung laga kandang Arema.

    “Kehadiran sekitar 80% dari total 135 keluarga korban pada hari ini memiliki arti yang sangat mendalam dan merepresentasikan semangat kebersamaan yang kita junjung tinggi,” kata Inal.

    Inilah 4 Program Jangka Panjang Arema untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

    Arema secara resmi menyampaikan empat program khusus yang akan dijalankan dalam jangka panjang untuk mendukung keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Program-program itu sebagai wujud nyata dari komitmen dan tanggung jawab, Arema.

    Pertama, Arema akan menyalurkan sebagian dari setiap pendapatan bersih atas penjualan tiket pertandingan kandang. Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan nantinya akan mendapatkan tiga persen.

    Kedua, Manajemen Arema membuka peluang bagi anggota keluarga korban untuk terlibat aktif dalam kepanitiaan berbagai pertandingan Arema. Hal itu bisa memberikan mereka kesempatan untuk pemberdayaan ekonomi.

    Ketiga, Arema akan memproduksi merchandise eksklusif edisi khusus. Seluruh keuntungan bersih atas penjualannya atau 100 persen akan diserahkan sepenuhnya kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

    Keempat, Perwakilan dari keluarga korban akan mendapatkan undangan khusus. Jadi, mereka bisa menyaksikan pertandingan kandang Arema di Stadion Kanjuruhan secara langsung.

    “Program-program ini bukan sekadar janji, melainkan wujud nyata dari komitmen tulus kami. Mari bersama-sama kita susun langkah-langkah implementasi selanjutnya agar program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi keluarga korban,” imbuhnya.

    Menatap Masa Depan dengan Optimisme dalam Kebersamaan

    Inal menambahkan, pertemuan dengan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan itu diharapkan menjadi tonggak penting. Terlebih dalam rangka memperkuat kembali ikatan persaudaraan antara Arema dan keluarga korban.

    “Dengan nantinya kita kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai kandang dan program-program berkelanjutan yang telah disepakati, kami berharap dapat menciptakan harapan baru bagi proses pemulihan, kebangkitan,” tegasnya.

    “Selain itu diharapkan dapat mempererat kebersamaan antara Arema dan Aremania demi meraih prestasi dan menjaga eksistensi klub kebanggaan Malang ini.”

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis