Arema waspadai kebangkitan Madura United usai kalah dua kali beruntun di Super League 2025-2026. Kedua tim bakal bersua di Pekan 15 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (23/12/2025), pukul 15.30 WIB.
Dalam lima laga terakhirnya musim ini, Madura United baru mengemas empat poin dari sekali menang, sekali imbang, dan tiga kali kalah. Dua kekalahan diderita dalam dua laga terakhir, 0-1 di kandang Borneo FC Samarinda dan 1-4 dari tamunya, Persib Bandung.
Asisten Pelatih Arema, Andre Caldas Costa yang menjadi pengganti sementara Marcos Santos yang pulang kampung ke Brasil mengaku tetap waspada. Menurutnya, dua kekalahan beruntun tak mencerminkan seperti apa Madura United yang sesungguhnya.
“Kami memahami hal itu. Namun ini sama sekali bukan pertandingan yang mudah. Justru sebaliknya, kami harus menganggap mereka sebagai tim yang kuat. Seperti yang saya katakan sebelumnya, di kompetisi ini tim mana pun bisa mengalahkan tim mana pun,” kata Andre kepada WEAREMANIA.
Kebangkitan Madura United Bersama Pelatih Baru
Andre mewaspadai kemungkinan bangkitnya Madura United. Apalagi mereka kini dilatih pelatih baru, Carlos Eduardo Parreira.
Pelatih asal Brasil itu menilai wajar jika Madura United masih belum mendapatkan kemenangan pertamanya bersama pelatih baru. Namun, justru itu menjadi sinyal tanda bahaya bagi Skuad Singo Edan.
“Mereka baru saja mengganti pelatih kepala. Dalam sepak bola, terkadang dibutuhkan waktu untuk menyesuaikan tim dan membentuk identitas permainan,” tandasnya.
