Rencananya, Arema bakal memakai Stadion Gelora Supriyadi, Kota Blitar sebagai homebase di Liga 1 2024-2025 mendatang. Asisten Pelatih Arema, Kuncoro menilai banyak keuntungan jika Arema berkandang di Kota Blitar.
Kuncoro merasakan sendiri bagaimana susahnya Arema musim lalu saat berkandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Jauhnya jarak menjadi masalah recovery tersendiri bagi para penggawa Singo Edan yang mayoritas berdomisili di Malang.
Jika kandang Arema pindah ke Blitar, maka jarak yang ditempuh untuk melakoni laga kandang menjadi relatif lebih dekat. Kuncoro menilai ini menjadi salah satu keuntungan bagi Arema musim depan.
“Dengan jarak yang dekat itu recovery pemain bisa lebih baik daripada musim lalu. Ini jalan untuk kami bisa memaksimalkan seluruh laga kandang untuk meraih poin,” kata Kuncoro kepada WEAREMANIA.
Jika Arema Berkandang di Kota Blitar, Dapat Dukungan Penuh Aremania
Kuncoro menambahkan, jika bermain di Kota Blitar, Arema bakal mendapatkan dukungan penuh dari Aremania yang lebih maksimal. Lagi-lagi, karena faktor jarak Malang-Blitar yang tak terlalu jauh seperti Malang-Gianyar.
“Aremania akan lebih mudah datang ke stadion karena jaraknya yang dekat. Dukungan maksimal akan lebih mudah diberikan untuk Arema,” imbuhnya.
“Dengan adanya dukungan Aremania yang lebih maksimal, maka akan menjadi motivasi tambahan buat pemain Arema di laga kandang.”
