More

    Cerita Tentang Reuni Keciil 3 Mantan Pemain PSS Sleman di Arema

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Ada cerita tentang reuni kecil tiga mantan PSS Sleman di Arema musim ini. Kisah itu disampaikan Alfiansyah, eks Super Elang Jawa terakhir yang merapat ke Malang jelang bursa transfer pemain Super League 2025-2026

    Saat kontraknya di PSS berakhir, Alfiansyah sempat mengikuti persiapan tim tersebut untuk berlaga di kasta kedua. Ketika Arema kwhilangan Achmad Maulana yang harus menepi hingga akhir musim karena cedera lutut, ada yang menawarinya untuk gabung Skuad Singo Edan.

    Alfiansyah tak menyangka bertemu lagi dengan Jayus Hariono, senior yang menjadi kawan baikknya semasa bermain di PSS musim lalu. Gelandang bertahan asli Malang itu memang sempat dipinjamkan Arema ke PSS di putaran kedua Liga 1 2024-2025.

    “Musim lalu saya bareng Mas Jayus di PSS, kamar kami di mes berhadapan. Alhamdulillah saya dekat dengan dia. Kemarin waktu tahu saya ke sini Mas Jayus bilang Alhamdulillah kalau saya bisa gabung Arema juga,” kata Alfiansyah kepada WEAREMAnIA.

    Sebagai senior, menurutnya Jayus kerap beri masukan terbaik buatnya, sejak masih sama-sama di Sleman. Apalagi diakuinya, sebagai pemain muda butuh nasihan dari pemain-pemain yang lebih berpengalaman.

    “Dia selalu kasih masukan yang terbaik buat saya. Saya diminta agar selalu bekerja keras, jangan mudah puas dengan yang sudah ada, apa yang kurang harus ditingkatkan lagi, kepada para pemain senior selalu menghargai di dalam dan di luar lapangan,” imbuhnya.

    Ada Pula Pemain Asing Mantan Pemain PSS Sleman di Arema

    Selain Jayus, Alfian juga bereuni dengan Betinho Filho yang musim lalu juga sama-sama membela PSS sebelum terdegradasi. Keduanya kini kembali berseragam sama di Arema.

    “Sepak bola Indonesia itu lingkupnya kecil, pasti ketemu dengan pemain lain yang pernah satu tim. Betinho juga sering bercanda dengan saya di PSS, dia kaget juga waktu tahu saya ke sini, Saya juga bingung kenapa banyak mantan pemain PSS di Arema,” jelasnya.

    “Namanya sepak bola wajar mengalami pindah tim. Musim ini main di sini, musim depan pindah ke sana. Pemain harus siap menjalani itu semua, adaptasi dengan tim baru, harus dihadapi, gak bisa bertahan di zona nyaman, harus berani keluar,” tegas pemain berusia 21 tahun itu.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis