More

    Debut Gianluca Pandeynuwu di Arema, Kena 3 Shot On Target tapi Kebobolan 4 Gol

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Debut Gianluca Pandeynuwu di Arema terjadi saat kalah 3-4 dari Bali United di Pekan 24 Super League 2025-2026, Jumat (6/3/2026). Kiper asli Tomohon itu kena tiga shot on target tapi kebobolan empat gol di hadapan publik Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

    Gianluca dimainkan sebagai starter pertama kalinya sejak gabung Arema di bursa transfer pemain paruh musim ini. Pemain pinjaman dari Persis Solo itu membuat kiper senior, Lucas Frigeri duduk di bench.

    Sayangnya, sepanjang laga, gawang Arema menerima tiga tembakan ke arah gawang, satu kali oleh Diego Campos dan dua kali oleh Teppei Yachida yang gagal dihalaunya, sehingga berbuah gol. Satu gol Bali United lainnya berasal dari blunder rekan setimnya, Betinho Filho yang membobol gawangnya sendiri.

    “Gianluca adalah kiper yang direkrut untuk bermain. Kami sebenarnya berniat menurunkan tujuh pemain asing di lapangan (termasuk kiper Frigeri). Itu adalah rencana kami untuk pertandingan ini,” kata Marcos.

    Ogah Komentari Lebih Lanjut Soal Debut Gianluca Pandeynuwu di Arema

    Lebih lanjut, Marcos mengaku ogah mengomentari tentang performa Gianluca di bawah mistar gawang di laga lawan Bali United. Namun, secara umum, pelatih asal Brasil itu kecewa dengan apa yang ditunjukkan pasukannya, khususnya di babak pertama.

    “Saya gak ingin mengomentari secara individu. Menurut saya, secara keseluruhan tim kami merusak permainan sendiri di babak pertama,” imbuhnya.

    “Itu bukan karena satu atau dua pemain, tetapi secara kolektif performa kami sangat rendah di babak pertama. Karena itu saya merasa sangat kecewa hari ini.,” jelas pelatih berlisensi CONMEBOL Pro itu.

    Puji Efektivitas Tim Lawan

    Marcos justtu memberikan pujian untuk efektivitas tim lawan. Menurutnya, bahkan Bali United tidak tampil luar biasa dalam meraih kemenangan di kandang Arema.

    “Lawan memang gak memainkan babak pertama yang luar biasa, tetapi mereka efektif. Mereka datang ke gawang kami dua kali dan mencetak dua gol. Hal yang sama bahkan terjadi lagi di babak kedua. Gol terakhir mereka bahkan terjadi karena kurangnya komunikasi,” tandasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis