Usai mencetak gol, Wiliam tak melakukan selebrasi dengan gestur auman singa yang sudah menjadi ciri khasnya. Pemilik jersey bernomor punggung 10 itu justru berlari ke tepi lapangan menghampiri maskot singa Arema, ‘merebut kepalanya’, lalu memakainya sambil membentangkan kedua tangan.
“Saya mengatakan di bangku cadangan, bahwa saya akan mencetak gol dan memasang kepala singa. Saya mengatakannya juga kepada maskot singa pada babak pertama bahwa saya akan melakukan itu,” kata Wiliam kepada WEAREMANIA.
Makna Gol Perdana Wiliam Marcilio Untuk Arema
Gol penyama kedudukan yang dibuat Wiliam itu seolah menjadi angin segar bagi Arema yang kian gencar melancarkan serangan. Menurutnya, gol itu sungguh penuh makna yang memantik dua gol tambahan.
Gol Dalberto menyambut assist Samuel Balinsa mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Arema. Wiliam kembali melesakkan gol kedua memanfaatkan kesalahan kiper lawan Muhammad Fahri dalam mengoper bola, untuk menyempurnakan pesta kemenangan Arema sore itu.
“Gol pertama saya itu adalah momen penting bagi saya dan tim. Setelah gol tersebut, kami berhasil membalikkan keadaan dan keluar lapangan dengan kemenangan,” pungkas pemain berusia 28 tahun ini.
