More

    Janji Pelatih Arema untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Sebuah janji disampaikan Pelatih Arema, Marcos Santos untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan jelang Super League 2025-2026. Pelatih asal Brasil itu siap mendedikasikan dirinya untuk mereka.

    Setidaknya ada 135 korban meninggal akibat tragedi yang terjadi usai laga Arema vs Persebaya Surabaya di Liga 1 2022-2023 tersebut. Selain itu, masih banyak korban luka-luka yang menderita cacat fisik bahkan hingga saat ini.

    Marcos mengaku mengetahui tragedi 1 Oktober 2022 itu dari beberapa orang yang ada di tim Arema saat ini. Pelatih berusia 46 tahun itu pun sudah beberapa kali datang ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang sejak pertama kali ditunjuk sebagai pelatih kepala Arema.

    “Saya ingin menyampaikan kepada para keluarga korban yang menderita akibat tragedi beberapa tahun lalu, bahwa saya akan mendedikasikan diri saya sepenuhnya di sini,” kata Marcos.

    Janji Marcos Santos Berikan Kebahagiaan untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

    Sebagai pelatih, Marcos berharap bisa memberikan kebahagiaan buat seluruh pendukung Arema, termasuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Menurutnya, kebahagiaan itu tak lain adalah prestasi Arema di musim ini.

    Para penggawa Singo Edan diajaknya untuk berjuang keraas demi gelar juara Super League musim ini. Marcos yakin, perjuangan keras itu bakal berbuah manisnya kebahagiaan.

    “Saya berharap kami bisa memberikan hasil yang baik bagi seluruh Aremania. Kami siap untuk memperjuangkan gelar juara,” pungkasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis