Kekalahan Arema dari Persib Bandung menghadirkan pelajaran berharga bagi Pelatih Marcos Santos pada Matchday 1 Grup A Piala Presiden 2026, Sabtu (25/7/2026). Singo Edan harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah kalah tipis 0-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Awalnya, Arema mampu mengimbangi permainan Persib pada awal pertandingan. Namun, Uilliam Barros memecah kebuntuan pada menit 23 setelah memanfaatkan umpan Berguinho.
Singo Edan berusaha bangkit selepas jeda pertandingan. Sejumlah peluang tercipta, tetapi lini pertahanan Persib mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Marcos menilai timnya mengalami banyak kesulitan sepanjang babak pertama. Pelatih asal Brasil itu juga melihat peningkatan permainan anak asuhnya setelah turun minum.
“Pada babak pertama, Persib tampil lebih baik daripada Arema. Mereka menciptakan banyak peluang dan membuat kami mengalami kesulitan. Di babak kedua, Arema bermain lebih baik. Level permainan kami meningkat. Tapi sayangnya kami gagal mencetak gol balasan.”
Kekalahan Arema dari Persib Bandung Jadi Bahan Evaluasi
Marcos menganggap pertandingan melawan Persib memberi banyak bahan evaluasi sebelum menghadapi laga berikutnya. Arema masih memiliki dua pertandingan Grup A melawan Tampines Rovers FC dan DPMM FC.
Tim pelatih akan memanfaatkan sisa waktu persiapan untuk meningkatkan kualitas permainan. Perbaikan penguasaan bola menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian setelah laga pembuka.
Arema masih memiliki peluang lolos ke babak semifinal jika mampu meraih hasil maksimal pada dua pertandingan berikutnya. Karena itu, Marcos berharap timnya segera bangkit dan tampil lebih baik.
“Mungkin kami seharusnya lebih menguasai bola sejak awal babak pertama, tetapi Persib membuat pertandingan berjalan dengan transisi yang sangat cepat,” pungkasnya.
