Komite Disiplin (Komdis) PSSI jatuhkan sanksi untuk Arema berupa denda Rp75 juta. Sanksi itu dikeluarkan akibat dua kasus yang berbeda di laga melawan Persija Jakarta di Pekan 20 Super League 2025-2026 (8/2/2026).
Dua keputusan itu diambil Komdis PSSI berdasaekan sidang pada 10 Februari 2026 lalu. Namun, WEAREMANIA baru menerima salinan surat keputusannya pada Minggu (22/2/2026) tengah malam dari pihak klub.
Dalam Surat Keputusan bernomor 155/L1/SK/KD-PSSI/II/2026, Arema didakwa dalam kasus Tingkah Laku Buruk Tim. Dalam laga tandang melawan Persija, terdapat pemain Arema dan pelatihnya, Marcos Santos terkena kartu kuning.
“Arema FC melanggar Kode Disiplin PSSI 2025 karena 4 pemain mendapat kartu kuning dan 1 ofisial mendapat kartu kuning. Keputusannya, Komdis PSSI melayangkan denda: Rp50 juta berdasarkan Pasal 53 ayat (1) huruf a Kode Disiplin PSSI 2025,” tulis Komdis PSSI dalam surat keputusannya.
Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi untuk Arema karena Aremania
Kasus kedua yang bikin Komdis PSSI memberikan sanksi adalah kehadiran Aremania di laga yang sama lawan Persija. Dalam kasus ini, Arema sebagai tim tamu dikenai denda Rp25 juta berdasarkan Pasal 5 ayat (7) dan (11) Regulasi Liga.
Sesuai kuota yang disediakan Panpel tuan rumah, setidaknya ada 5.000-an pendukung Arema yang hadir langsung di tribune Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ini adalah kali kedua Arema didenda karena suporternya, karena sebelumnya Aremania juga pernah bertamu ke markas Bali United dan berbuah sanksi yang sama.
“Ada suporter Arema FC hadir sebagai suporter tim tamu
Ini melanggar Regulasi Super League 2025-2026,” tulis Komdis PSSI dalam surat keputusannya lagi.
