Para pemain asing Arema diminta Pelatih Marcos Santos untuk beradaptasi dengan baik sebelum Super League 2025-2026 dimulai. Terutama untuk urusan level kondisi fisik.
Para penggawa lokal Arema bisa dibilang lebih unggul secara level kondisi fisik. Pasalnya, mereka melakoni sesi latihan bersama lebih dulu bersama tim sejak 16 Juni lalu, sedangkan para pemain asing Arema berdatangan kemudian menyusul.
Apalagi, para pemain asing, khususnya yang muka-muka baru harus beradaptasi dengan kultur sepak bola Indonesia. Marcos meyakini, tiap pemain pasti memiliki kemampuan beradaptasi yang berbeda-beda.
“Ini adalah masa adaptasi, para pemain asing datang dengan waktu yang berbeda-beda untuk bisa berkumpul dan membentuk tim. Saya harap mereka beradaptasi dengan baik,” kata Marcos.
Para Pemain Asing Arema Punya Waktu Singkat
Marcos menyadari, waktu adaptasi yang dimiliki para pemain asingnya di Arema singkat. Karenanya, waktu yang tersedia harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik.
Arema bakal melakoni laga perdana di Super League 2025-2026 pada 11 Agustus 2025 melawan PSBS Biak. Artinya, waktu persiapan pasukan pelatih asal Brasil itu tersisa 20 hari saja.
“Sekarang, kami akan punya waktu untuk mempersiapkan dan membentuk tim ini. Waktu yang sangat singkat bagi pemain asing untuk beradaptasi dengan sepak bola lokal,” pungkasnya.
