Pelatih Arema, Marcos Santos tak mau gegabah mainkan Valdeci Moreira sebsgai starter lagi usai pulih dari cedera. Tak heran jika di laga terakhir, saat Arema kalah 1-2 dari Persib Bandung (22/9/2025) gelandang serang asal Brasil itu masuk sebagai pemain pengganti.
Sebelumnya, Valdeci didiagnosa mengalami cedera betis dalam sesi latihan jelang laga lawan Dewa United. Pemain berusia 31 tahun itu pun harus menepi dan absen di laga Pekan 5 tereebut.
Lantas, Valdeci pulih beberapa hari jelang laga lawan Persib, meski kondisinya belum 100 persen. Itu yang membuat Marcos memasukkannya di 10 menit terakhir babak kedua menggantikan Ian Puleio.
“Valdeci masih sedang dalam masa pemulihan. Kami harus berhati-hati. Jadi kami gak bisa gegabah memainkannya sebagai starter,” kata Marcos.
Gegabah Mainkan Valdeci Moreira Sebagai Starter Lagi Berpotensi Cedera Lebih Parah
Marcos membeberkan, cedera yang diderita Valdeci memiliki potensi kambuh lagi jika salah langkah dalam memainkannya. Pelatih berpaspor Brasil itu tak mau ambil risiko pemainnya mengalami cedera lebih parah.
Menurutnya, Valdeci mengalami cedera Panturrilha, yakni bagian belakang tungkai bawah, di bawah lutut dan di atas pergelangan kaki, yang terdiri dari otot-otot utama seperti gastrocnêmio dan sóleo. Dalam istilah medis, otot-otot ini penting untuk gerakan seperti berjalan dan berlari, serta untuk mendukung sirkulasi darah dari kaki kembali ke jantung
“Ada risiko cedera lanjutan. Jadi, kami berhati-hati. Cedera panturrilha itu bisa kehilangan dua hingga tiga bulan. Kami harus tenang. Agar dia bisa kembali 100 persen,” pungkasnya.
