Kabar baik untuk Arema terkait pengelolaan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Stadion yang bakal dipakai Arema sebagai hombase lagi itu sudah diserahkan Kementerian Pekerjaan Umum kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.
Kemen-PU, melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur (Jatim) menyerahkan pengelolaan stadion yang baru saja rampung direnovasi itu Sabtu (8/3/2025). Seremonial dilakukan di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II BPPW Jatim, Any Virgyani hadir untuk menandatangani berita acara serah terima. Sementara, dari Pemkab Malang hadir langsung Bupati Malang, HM Sanusi.
“Pada kesempatan pagi hari ini, kami dari Kementerian PU melalui BPPW Jatim menyerahkan kembali stadion yang dibangun kepada Pemerintah Kabupaten Malang,” kata Any, seperti dikutip Antara.
Kelengkapan Dokumen Administrasi Pengelolaan Stadion Kanjuruhan Sudah Diserahkan
Selain penandatanganan berita acara serah terima, dalam kesempatan tersebut, Kemen-PU juga menyerahkan kelengkapan dokumen administrasinya. Mulai persetujuan pengelolaan gedung dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).
“Juga nanti yang sedang dalam proses pengurusan adalah sertifikat layak fungsi. Bahwa memang Stadion Kanjuruhan sudah memenuhi standar untuk FIFA berkaitan dengan stadion sepakbola,” imbuhnya.
Any menambahkan, stadion ini dipugar pasca Tragedi Kanjuruhan (1/10/2022) dengan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp357,8 miliar. Proses renovasi memakan waktu sekitar dua tahun, mulai 4 September 2023 hingga 18 Januari 2025.
“Kejadian ini juga menjadi trigger bagi pemerintah untuk melaksanakan program rehabilitasi maupun renovasi terhadap 20 stadion lainnya yang ada di Indonesia,” terangnya.
Tindak Lanjut Pemkab Malang
Sementara itu, Sanusi mengatakan setelah serah terima ini, maka Pemkab Malang akan menindaklanjuti dengan pembahasan menyoal penggunaan Stadion Kanjuruhan. Termasuk rencana pemakaian oleh Arema untuk lanjutan Liga 1 2024-2025.
Stadion ini nantinya bakal berada di bawah pengelolaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang. Menurutnya, sudah ada pembicaraan awal dengan pihak Arema terkait rencana mereka berkandang lagi di Stadion Kanjuruhan.
“Dinas Pemuda dan Olahraga tentunya sebagai pengelola, sudah ada pembicaraan awal nanti dikerjasamakan dengan Arema,” kata Sanusi.
“Penghitungan (biaya perawataperubahan anggaran keuangan stadion) dilakukan oleh Dispora, kemudian kami ajukan (melalui Perubahan Anggaran Keuangan),” pungkasnya.
