Pelatih Marcos Santos persembahkan kemenangan Arema atas Persijap Jepara untuk mendiang Kuncoro, Senin (2/2/2026). Laga Pekan 19 Super League 2025-2026 itu berakhir dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.
Sebetulnya, tim tamu sempat bikin gol duluan di menit 6, tapi gol Borja Herrera itu dianulir wasit karena offside. Sebelum babak pertama berakhir, justru Arema yang memimpin 1-0 lewat gol Hansamu Yama, menyambut assist Rio Fahmi.
Pada babak kedua, Borja kembali membobol gawang Arema, tapi lagi-lagi dianulir wasit karena offside. Skor 1-0 untuk kemenangan Arema akhirnya bertahan sampai laga usai.
Sebelum kick off dimulai, seluruh yang hadir di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang mengheningkan cipta untuk mengenang seluruh jasa Asisten Pelatih Arema yang baru saja meninggal (18/1/2026). Selain membawa jersey bernomor punggung 2 dengan nama Kuncoro, Aremania pun membentangkan bendera dengan gambar wajah almarhum.
“Pertama-tama saya ingin mengucap syukur kepada Tuhan atas kemenangan ini, kemenangan yang kami persembahkan untuk seorang rekan setim. Kami sangat merasakan kehilangan sosok tersebut. Kemenangan ini untuk Coach Kuncoro,” kata Marcos dalam sesi jumpa pers usai laga.
Kemenangan Arema Atas Persijap Jepara Tak Mudah
Marcos menegaskan kemenangan tipis dari Persijap ini tidaklah mudah. Namun, kerja keras penggawa Arema membuat mereka layak mendapatkan tiga poin.
Ini menjadi kemenangan keenam Arema di Super League 2025-2026. Marcos menilai kemenangan itu menjadi kebangkitan Arema usai kalah 0-2 di kandang Dewa United pekan lalu.
“Dua pekan terakhir di kompetisi ini gak mudah. Namun, tim tetap sabar. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit. Tapi kerja keras kami membuahkan tiga poin,” jelas pelatih berusia 46 tahun itu.
“Tim-tim yang berada di papan bawah akan semakin bersemangat di putaran kedua, terbukti Persijap bermain habis-habisan untuk keluar dari zona tersebut. Kami tahu betul kesulitannya,” pungkasnya.
