Satu-satunya peluang emas Arema untuk menaklukkan Persib Bandung, Jumat (24/4/2026) terbuang sia-sia. Pelatih Marcos Santos agak kesal usai laga Pekan 29 Super League 2025-2026 yang berakhir dengan skor 0-0 itu.
Sepanjang laga, Prrsib memang mendominasi serengan dengan melepaskan 29 tembakan, dan 12 di antaranya mengarah ke gawang Lucas Frigeri. Sementara, Arema yang mengandalkan serangan balik cepat hanya berhasil menembak tepat di gawang sekali dari enam kali percobaan.
Momen shot on target itu terjadi di menit 86 saat Gustavo França melepaskan umpan manja. Salim Tuharea yang menjangkau bola sukses meneruskannya ke gawang Persib, tapi bisa digagalkan kiper Fitrah Maulana.
“Kami tahu betapa sulitnya bermain di sini. Kami mampu meredam pemain-pemain kunci Persib. Sebetulnya, kami juga memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. Sayangnya itu gak menjadi gol,” kata Marcos.
Sesalkan Satu-satunya Peluang Emas Arema
Marcos menyesalkan peluang Salim yang gagal menjadi gol kemenangan Arema atas Persib. Namun, yang membuatnya bisa memaafkannya hanyalah karena skema pertahanan solid yang berjalan dengan baik.
“Kami mampu mendedikasikan diri, mempelajari Persib dengan sangat baik, dan menyusun rencana permainan,” imbuhnya.
“Itu yang dilatih sepanjang pekan serta dijalankan dengan baik saat pertandingan. Sayangnya itu tadi, kami hampir memenangkan pertandingan ini,” pungkas pelatih berpaspor Brasil itu.
