Stopper lokal Arema tingkatkan percaya diri jelag gantikan Yann Motta sebagai starter lawan Bhayangkara FC, Jumat (22/8/2025), pukul 15.30 WIB. Kesempatan itu datang di laga Pekan 3 Super League 2025-2026.
Sebelumnya, Motta terpaksa tak bisa dimainkan lantaran kartu merah yang diterimanya di laga pekan lalu melawan PSIM Yogyakarta. Pelatih Arema, Marcos Santos harus putar otak mencari pemain pengganti di poisi bek tengah.
Rifa’i menjadi salah satu opsi yang bisa dipilih Marcos selain Brandon Scheunemann atau Bayu Aji untuk diduetkan dengan Luiz Gustavo di jantung pertahanan. Apalagi, Rifa’i pula lah yang memainkan peran itu di laga lawan PSIM uai Motta dikartu merah.
“Dari sesi latihan pun saya sudah dipersiapkan kalau-kalau terjadi apa-apa dengan Motta atau Gustavo. Kita gak tahu di pertandingan seperti apa, ya harus selalu siap. Saya pasti siapkan matang-matang apa yang diberikan pelatih, tinkatkan percaya diri lagi, dan pokoknya kasih yang terbaik buat tim,” kata Rifa’i.
Stopper Lokal Arema Waspadai Legiun Asing Bhayangkara FC
Rifa’i mewaspadai kekuatan Bhayangkara FC, khususnya barisan penyerang asing mereka. Satu nama yang menurutnya patut diperhatikan tentu penyerang naturalisasi asal Montenegro, Ilija Spasojevic.
“Bhayangara FC tim yang bagus, mereka juga kuat secara keseluruan, pemain bagus, pelatih bagus, kita gak bolen meremakan lawan walaupun mereka baru mendapatkan satu poin di kandan kemarin, kita juga harus respek dan tetap bekerja keras,” imbuhnya.
“Yang saya lihat, striker mereka tinggi-tinggi, besar, dan kuat. Pintar-pintar kita lah sebagai pemain yans posturnya lebih kecil dari mereka, harus cerdas,” tutup pemilik jersey bernomor punggung 23 itu.
